BATAM, Kepritoday.com – Acara dzikir akbar dan santunan 4444 yatim-piatu pada hari Minggu (14/05/2017) di Sport Hall Tumenggung Abdul Jamal, yang di hadiri oleh Kementerian Pariwisata RI, Kepala Bidang Promosi dan Budaya Dr. Wawan Gunawan S.Sn. MM, berjalan dengan baik, sukses dan lancar.
Acara dzikir akbar dan santunan ini juga dihadiri oleh Ketua DPRD kota Batam, Pemko Batam, Ketua DPD GP Anshor, Tokoh Ulama, Akademisi dan jama’ah yatim-piatu se-Kota Batam.
“Kegiatan hari ini acara yang digagas dari masyarakat untuk masyarakat, para kyai yang ada di Batam, ini sangatlah luar biasa,”kata Wawan
Makanya Kementerian Pariwisata RI mendukung kegiatan wisata religi ini, kegiatan ini memberikan maslahat bagi umat memberikan keberkahan bagi anak yatim-piatu, dan kebaikan. Kata Wawan, saat memberikan keterangan persny,a saat tiba di lokasi acara dzikir akbar dan santunan di Tumenggung Abdul Jamal Batam, Minggu (14/05/2017).
Selanjutnya,Wawan menjelaskan lagi, Kementerian Pariwisata mempunyai program wisata religi di Nusantara, dan ini salah satu buktinya di Batam,”
“Kedepannya wisata religi ini bisa menarik wisatawan dari negara-negara Asean seperti Malaysia, Singapura dan Brunei, dari kaitan untuk peribadatan karena kalau wisata religi ini tidak digerakkan juga sudah berjalan dan ini luar biasa,” Jelasnya.
Saya kira ini momentum yang bersejarah sekali Batam bisa menciptakan seperti ini, ini harus dicontoh oleh daerah lain. Kata Wawan.
“Batam sebagai gerbang pintu pariwisata berdekatan dengan negara tetangga seperti Malaysia, Singapura Brunei dan Thailand, ini harus menjadi sebuah event pariwisata berbasis wisata religi yang dikelola oleh masyarakat,” Terangnya.
“Saya kira ini harus menyebar virus kreatif, virus positif, harus disebarkan keberbagai daerah. Kita memilih Batam untuk wisata religi, saya kira Batam multikultural, dan ini digagas oleh masyarakat sendiri,” Ujar Wawan.
Wawan menegaskan, kami dari Kementerian Pariwisata tentunya menyambut baik, jadi ini gagasan bukan dari Kementerian tapi dari Batam.
“Kementerian Pariwisata punya kepedulian ketika melihat fenomena ini yang sangat luar biasa, akhirnya kami masuk dalam pesona Indonesia, bahwasanya Kegiatan ini harus di viralkan, harus diketahui masyarakat luas. Kami Kementerian Pariwisata berterima kasih kepada media-media, sehebat apapun kegiatan kalau tanpa ada media tidak akan baik,” Paparnya.
Kita bersinergi dengan pemerintah, bersinergi dengan komunitas, akademisi, para pengusaha, pelaku bisnis dan bersinergi dengan media. Kata Wawan, menutup pembicaraan. (Andri/Oscar).
Jika ada pihak yang keberatan atau merasa dirugikan oleh pemberitaan di atas, Anda dapat mengirimkan sanggahan, koreksi, atau Hak Jawab sesuai UU Pers No. 40/1999 melalui email Redaksi Kepritoday.com: today.kepri@gmail.com














