Lingga

Terkait Pemberhentian PTT dan THL Lingga, Ini Kata Wak Ben

dprd lingga
Hendri Pebriyan, S.Kom

LINGGA, Kepritoday.com – Maraknya penggunaan sosial media yang membahas polemik tentang pemberhentian Pegawai Tidak Tetap ( PTT ) dan Tenaga Harian Lepas ( THL ) di Pemerintahan Kabupaten Lingga, sehingga menimbulkan banyak pertanyaan yang datang dari Masyarakat dan tokoh pemuda, termasuk salah satunya pemuda yang pernah menjabat Ketua SAPMA PP Kab. Lingga, Hendri Pebriyan, S.Kom. (Kamis, 03/06/2021).

Hendri Pebriyan, S.Kom yang kesehariannya biasa disapa Wak Ben mengatakan, bahwa kawan-kawan PTT dan THL jangan panik akan hal ini, karena kita belum tahu pasti apakah yang tidak menerima SK pada hari ini di berhentikan atau belum sempat di bagikan SK nya.

“Ingat, ini instansi pemerintahan bro, ada mekanismenya, mereka mengeluarkan SK dan secara otomatis mereka juga akan mengeluarkan surat pemberhentian. Surat pemberhentian ini yang belum didapati. kalau seandainya surat pemberhentian ini sudah mereka dapati, tentu ada sebab akibatnya sehingga mereka diberhentikan.” ujar Wak Ben.

Tambahnya lagi jika seandainya ini memang Pemberhentian terhadap PTT dan THL tersebut, maka jelas ini sangat merugikan roda-roda Pemerintahan di Kabupaten Lingga, karena dampaknya sangat besar. Dan yakinlah ini bisa saja menjadi bumerang bagi pembuat keputusan dan kebijakan ini.

Dikatakannya, isu yang beredar di kalangan masyarakat pemberhentian ini ada unsur politik sebab yang di berhentikan tersebut adalah kerabat keluarga yang pada pilkada yang lalu tidak memilih paslon Bupati serta Wakil Bupati Lingga yang menjabat sekarang ini.

“Pemerintah Kabupaten Lingga seharusnya lebih bijaksana dalam membuat keputusan, seharusnya lebih berpikir bagaimana agar kita bangkit bersama untuk membangun Kabupaten Lingga yang kita cintai ini, jangan malah menambahkan polemik dikalangan Masyarakat, apalagi sampai menutup mata pencarian masyarakat dengan cara memberhentikan mereka.” tambah Wak Ben.

“Dan sekiranya hal ini benar-benar terjadi, kemudian tidak ada Anggota-anggota legislatif yang bisa menyuarakan permasalahan ini, In sya Allah saya siap menjadi garda terdepan untuk sama berjuang membela nasib kawan-kawan yang diberhentikan atas dasar apa dan mana SK yang di keluarkan oleh Pemkab Lingga.” Kata Wak Ben.

Selain itu dia juga ingin mempertanyakan 5 point pengamalan Pancasila yang terjadi dan berlaku di Kabupaten Lingga ini.

1. Ketuhanan Yang Maha Esa. Hari ini jelas sudah memutuskan nikmat rezeki puluhan PTT dan THL, memanglah rezeki semua sudah diatur oleh Allah SWT. tapi ini jelas sudah menzholimi orang-orang yang lemah terhadap kekuasaan, jangan sampai hari ini mereka mendoakan keburukan terhadap kita. Nauzubillah…

2. Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab. Dimana letak keadilan serta adab didaerah yang notabane bergelar Bumi Bunda Tanah Melayu yang tinggi adat serta adabnya?

3. Persatuan Indonesia. Jika kebijakan seperti ini yang di buat, sudah jelas membuat perkotak-kotakan dalam masyarakat Kabupaten Lingga.

4. Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan dan Perwakilan. Mana pemimpin yang bijaksana? mana pemimpin yang dipilih hari ini mendapat pemasukan yang besar membela rakayt kecil?

5.Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Apakah kawan-kawan yang hari ini diberhentikan dari PTT dan THL merasa adil dengan kebijakan ini?,” pungkas Wak Ben penuh tanya. (Ramlan).

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.