Mencari Solusi, PLN Tanjungpinang Gelar Coffe Morning Bersama Pelanggan

69
DSCN5509
Wakil Walikota, Manager PLN Tanjungpinang, Manager Bidang Niaga dan Pelanggan Perusahaan Listrik Tanjungpinang, (PLN) wilayah Riau – Kepri, bersama Undangan saat Coffe Morning Yang di Gelar Keluarga Besar PLN Tanjungpinang.

TANJUNGPINANG, Kepritoday.com – Keluarga Besar PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero, Tanjungpinang, mengadakan Acara Coffe Morning bersama pelanggan PLN, di Hotel Aston Tanjungpinang. Rabu, (17/06).

Hadir pada acara Coffe Morning ini, Wakil Walikota Tanjungpinang, H. Syahrul, S.Pd, Manager PLN Cabang Tanjungpinang, Majuddin, Manager Bidang Niaga dan Pelanggan Perusahaan Listrik Tanjungpinang, (PLN) wilayah Riau – Kepri, Riza Nopianto, Perwakilan dari Pelaku Usaha, Tokoh Pemuda, Ormas, LSM, Mahasiswa, Media serta Pelanggan PT.PLN (Persero) Area Tanjungpinang.

Acara Coffe Morning yang di laksanakan PT. PLN ini, bertujuan untuk mempererat tali silaturrahmi keluarga besar PLN dengan pelanggan dilingkungan PT.PLN (Persero) Area Tanjungpinang.

Dalam sambutannya, Majuddin, Manager PLN Cabang Tanjungpinang, mengatakan, selain melaksanakan silaturahmi, PLN Tanjungpinang juga akan mengadakan dialog untuk membangun serta mencarikan solusi kelistrikan di Tanjungpinang terang benderang yang selama ini diinginkan masyarakat. Bahkan salah satu solusinya, sebelumnya kami mengimbau kepada pelanggan atau perusahaan untuk mengurangi pemakaian listrik di Tanjungpinang.

Sementara, Wakil Walikota Tanjungpinang, H.Syahrul,S.Pd, berharap, pada saat memasuki bulan ramadhan PLN tidak mematikan lampu, yaitu pada saat berbuka puasa sampai sholat Tarawih dan sahur. Ini paling penting yang harus diperhatikan PLN Tanjungpinang. Ujarnya.

Selanjutnya, Manager Niaga dan Pelanggan Perusahaan Listrik Tanjungpinang, (PLN) wilayah Riau – Kepri, Riza Nopianto, menargetkan, pada pertengahan Ramadan mendatang kondisi listrik di Kota Tanjungpinang sudah stabil, karena, kondisi kelistrikan Tanjungpinang saat ini masih pada kemampuan 9 MW, artinya kondisi listrik Tanjungpinang belum stabil, dan apabila dilihat dari target tersebut, saat ini PLN membutuhkan daya listrik sekitar 12 MW. Jelasnya. (djo)

Comments are closed.