Kebudayaan Melayu Banyak Menyimpan Potensi di Bidang Kesenian

20
festifal seni kreatif1
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Juramadi Esram menyaksikan karya lukisan anak negeri

TANJUNGPINANG, Kepritoday.com – Kota Tanjungpinang sebagai salah satu pusat kebudayaan melayu menyimpan banyak potensi di bidang kesenian. Potensi tersebut harus dimanfaatkan semaksimal mungkin melalui penambahan unsur dan sentuhan kreatif agar kesenian tersebut mampu memberikan nilai tambah dari sisi ekonomi bagi pelakunya. Demikian disampaikan Suyatno saat membuka acara.

Satu lagi event seni yang digelar di Kota Tanjungpinang. Kali ini Pemerintah Kota Tanjungpinang melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, mengadakan acara Festival Seni Kreatif yang mengambil tema “kebangkitan negeriku”. Festival Seni kreatif ini, dibuka secara resmi oleh Asisten I bidang Pemerintahan Sekretariat Daerah Kota Tanjungpinang, Suyatno, AMP, Rabu (18/6) di lapangan Pamedan A. Yani.

Lebih lanjut dikatakan Suyatno, dalam pengembangan sebuah produk diperlukan koordinasi dan kerjasama yang baik dari semua sektor.
“Kepada seluruh jajaran, dinas, dan instansi di lingkungan Pemerintah Kota Tanjungpinang harus menghilangkan ego sektoral dalam membangun masyarakat supaya tidak terjadi tumpang tindih anggaran.” Tegas Suyatno.

“Kepada para Camat dan Lurah harus jeli dalam melihat potensi yang sedang berkembang di lingkungannya sehingga masing-masing kelurahan mampu mengembangkan minimal satu produk unggulannya.” Katanya lagi.

Pelaksanaan festival seni kreatif ini merupakan wadah unjuk kreatifitas bagi para pelaku seni kreatif di Kota Tanjungpinang. Dengan demikian akan lahir semangat untuk meningkatkan daya kreatifitas pelaku seni dan kreatifitas yang dihasilkannya mampu meberikan nilai tambah dari segi ekonomi pada produk yang dihasilkan. Selain itu, melalui kegiatan ini diharapkan akan lahir pelaku seni dan masyarakat yang lebih kreatif.

Festival seni kreatif ini akan berlangsung selama 4 hari mulai tanggal 18 – 21 Juni 2014 bertempat di Pamedan A. Yani. Dalam festival ini akan menampilkan kreasi dari rumah produksi, komunitas perupa, komunitas fotografi, komunitas videografi, fashion, kelompok musik, dan pelaku ekonomi kretaif lainnya. Adapun jumlah stand yang disediakan oleh panitia sebanyak 40 stand. Selain itu, festoval seni kreatif ini juga akan diisi dengan lomba band kreatif yang diikuti sebanyak 6 grup serta lomba melukis kreatif yang diikuti sebanyak 22 pelajar SMA/SMK.

Peresmian pembukaan festival seni ini sendiri ditandai dengan goresan tinta diatas kanvas oleh Asisten I bidang Pemerintahan, Suyatno, AMP. Goresan tersebut nantinya akan dilanjutkan untuk dijadikan sebuah lukisan dan hasil lukisannya akan diserahkan pada saat penutupan tanggal 21 Juni mendatang. Saat menggoreskan tintanya, Suyatno turut didampingi oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Muhammad Juramadi Esram, FKPD, serta sejumlah kepala SKPD di lingkungan Pemerintah Kota Tanjungpinang. (djo/hum)

Comments are closed.