
Batam,Kepritoday.com : Jusmar Tampubolon, penumpang Sindo Ferry dari Pelabuhan Harbour Front Singapura dengan tujuan pelabuhan Batam Centre, merasa sangat kecewa dan mengeluh atas pelayanan yang tidak memuaskan dari manajemen Sindo Ferry.
Hal ini diungkap Jusmar, ketika dia berangkat dari Singapura menuju Batam menggunakan MV Queen Star, Rabu (24/4) sekitar pukul 20.45 waktu setempat, dengan membawa barang bagasi yang diboarding pass terdiri dari 2 kotak besar dan 3 buah tas, namun setibanya di Batam barang tersebut berkurang jumlah dan isinya.
“Setiba di Pelabuhan Ferry Batam Centre dari Singapure, pada saat saya akan mengambil barang milik saya, namun barang tersebut berkurang sebanyak 2 buah tas, barang yang ada hanya tinggal 3 buah saja” ujar Jusmar
Setelah ditunggu sekian lama barang tersebut tidak juga ada, sedangkan kapal sudah meninggalkan pelabuhan. Dari informasi yang diterima ternyata barang tersebut masih berada diatas kapal.
Dikarenakan kapal sudah meninggalkan pelabuhan, akhirnya Jusmar menyewa sebuah pompong untuk mengambil barang yang tertinggal diatas kapal yang pada saat itu sudah berada di tengah lautan, atas bantuan porter barang tersebut bisa diambil dengan menambah biaya ekstra yang cukup besar.
Namun ketika barang tersebut diturunkan dari kapal, alangkah terkejutnya Jusmar, karena barang-barang yang berupa 2 buah tas resletingnya telah rusak dibongkar dan isinya berkurang, diperkirakan barang-barang yang hilang berupa 2 buah tas perempuan dan satu pasang sepatu kulit serta beberapa benda kecil berupa mainan anak-anak.
Jusmar, sering ke Singapura dengan menggunakan kapal ferry lain, tapi tidak pernah mengalami hal seperti ini.
“Saya sering menggunakan armada ferry lainnya dengan tujuan yang sama, namun saya tidak pernah mengeluhdan kehilangan barang, saya merasa kecewa atas pelayanan yang diberikan manajemen Sindo Fery hingga barang saya tertinggal dan harus mengeluarkan biaya tambahan untuk mengambilnya,” jelas Jusmar pada awak media dengan nada kecewa.
Selanjutnya Jusmar, meminta pertanggung jawaban dan tindak lanjut dari manajemen ferry agar barang-barang yang hilang dapat dikembalikan dan Jusmar meminta kepada manajemen untuk dapat membenahi pelayanan terhadap penumpang khususnya terhadap barang-barang bawaan penumpang.
Ketika dikonfirmasi ke Sindo Ferry di pelabuhan Batam Centre, Husni Atek selaku Operational Manager membenarkan adanya ketinggalan barang bagasi penumpang yang terjadi diatas kapal MV Queen Star 3. Husni Atek membantah adanya kerusakan barang bagasi penumpang, dan Husni juga berjanji akan menindak lanjuti permasalahan ini sampai selesai.
“Benar ada barang penumpang yang tertinggal diatas kapal, tapi barang tersebut tidak rusak apalagi hilang, kami akan tindak lanjuti,” ujar Husni
Sementaraitu, pihak pengelola Pelabuhan Internasional Batam Centre, PT Synery Tharada melalui staff Operasional, Susanto, telah memanggil supervisor porter dan petugas porter yang membawa barang milik Jusmar, porter tersebut mengatakan bahwa seluruh barang yang berupa tas dalam keadaan tertutup dan ia tidak melihat kondisi tas yang dibawanya.
“ Semua area di terminal ferry ini di lengkapi dengan kamera CCTV, semua aktifitas keluar masuk barang bagasi penumpang terpantau dengan alat kamera, kemungkinan apabila terjadi ketinggalan barang atau perbuatan yang tidak baik akan terekam dengan kamera,” jelas Susanto.
Hingga berita ini diunduh, belum ada tindak lanjut dari manajemen Sindo Ferry terhadap keluhan dan ketidak nyamanan yang dialami oleh Jusmar Tampubolon serta kejelasan terhadap barang-barangnya yang hilang di MV Queen Star milik Sindo Ferry. (oscar)
Sanggahan, koreksi, atau Hak Jawab sesuai UU Pers No. 40/1999 melalui email Redaksi Kepritoday.com: today.kepri@gmail.com













