
NATUNA, KEPRITODAY.COM – Masyarakat Kabupaten Natuna resah dengan sejumlah pasien positif Covid-19 lantaran menjalani isolasi mandiri di kediaman masing-masing.
“Harus di isolasi khusus lah, karena itu kan jelas sudah terpapar. Sedangkan d Batam saja di isolasi khusus di Pulau Galang”, ujar Fadillah salah seorang warga Natuna. Jum’at, (13/11/2020).
Fadillah mengakan, sejauh ini pihak Satgas Covid-19 setempat hanya sekedar memantau pasien isolasi mandiri di kediaman masing-masing. Petugas medis melakukan dua hingga tiga kali tes swab kepada pasien isolasi, sampai dinyatakan sembuh.
Lanjut Fadillah, yang sekaligus merupakan Ketua MPC Pemuda Pancasila Natuna tersebut mengaku resah dengan keberadaan pasien Covid-19 yang hanya menjalani isolasi mandiri di rumah. Hal ini dianggap membahayakan anggota keluarga lainnya, karena rentannya penularan.
“Agar memutus mata rantai Covid-19, dan supaya menghilangkan keresahan masyarakat, yang positif Covid-19 tetap harus di isolasi khusus”, tegasnya.
Fadillah menegaskan, jika hal ini tetap saja dibiarkan oleh Satgas Penanganan dan Penaggulangan Covid-19 Natuna, pihaknya akan mempertanyakan kepada DPRD untuk segera ditindak lanjuti.
“Kita nanti juga akan meminta DPRD pertanyakan hal ini, apa alasan mereka tidak mengisolasikan khusus yang positif itu”, imbuh Fadillah.

Menaggapi hal ini, Juri Bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Natuna Hikmat Aliansyah mengatakan pihaknya telah menjalankan aturan yang telah ditetapkan Kementrian Kesehatan (Kemenkes).
Dalam aturan Kemenkes tersebut menyatakan bahwa pasien positif Covid-19 yang tidak menunjukkan gejala berat, boleh diisolasi secara mandiri.
“Yang positif-positif ini rata-rata tidak bergejala berat, hanya bergejala ringan, sesuai dengan peraturan Kemenkes bahwa untuk yang tidak bergejala atau bergejala ringan, itu boleh dilakukan isolasi secara mandiri”, terang Hikmat.
Kendati demikian kata Hikmat, Satgas Covid-19 Natuna telah menyiapkan tempat isolasi khusus bagi pasien positif Covid-19, yakni di Asrama Haji, Masjid Agung (NGU) Natuna.
Diterangkannya, tempat tersebut saat telah ditempati satu orang pasien positif Covid-19 berasal dari Kecamatan Bunguran Barat, Sedanau.
Sementara satu orang pasien positif Covid-19 lainnya direncanakan akan di pindahkan ke Asrama Haji pada besok pagi.
“Nah sekarang sudah ada tempat yang pas yaitu di Asrama Haji Masjid Agung, dan tadi sudah dibersihkan oleh bagian Kesra, dan malam ini sudah ada yang masuk satu pasien, dan besok ada lagi satu pasien yang kita masukkan juga”, pungkas Hikmat.
Berdasarkan data Satgas Covid-19 Natuna, sedikitnya 6 Kecamatan di Kabupaten Natuna telah terserang Covid-19
Dari data yang dihimpun, 6 Kecamatan tersebut diantaranta Kecamatan Bunguran Timur sebanyak 13 Orang , Kecamatan Bunguran Tengah sebanyak 1 Orang, Kecamatan Bunguran Batubi sebanyak 2 Orang, Kecamatan Bunguran Barat sebanyak 1 orang, Kecamatan Midai sebanyak 1 orang, Kecamatan Pulau tiga Barat 3 Barat.
Dengan demikian total keseluruhan positif covid 19 Natuna sebanyak 21 orang. (Zal).
Sanggahan, koreksi, atau Hak Jawab sesuai UU Pers No. 40/1999 melalui email Redaksi Kepritoday.com: today.kepri@gmail.com












