Warga RW VI Tanjung Unggat Laksanakan Pemotongan Hewan Qurban

47

“Warga Kecewa Anggota Dewan Hanya Berkoar-koar Saja Mau Sumbang Hewan Qurban”

Penyembelihan hewan qurban di RW VI Kelurahan Tanjung Unggat.

TANJUNGPINANG, Kepritoday.com – Hari Raya Idul Adha 1439 H/2018 M yang jatuh pada hari Rabu (22/08) secara serentak diperingati oleh umat Islam di Indonesia, tidak terkecuali masyarakat RW VI, Kelurahan Tanjung Unggat, Kecamatan Bukit Bestari, Kota Tanjungpinang Provinsi Kepri.

Hasil pantauan Kepritoday.com bahwa, di Kelurahan Tanjung Unggat, khususnya warga RW VI, pada Hari Raya Idul Adha, setelah selesai melaksanakan sholat Id, warga RW VI beserta pihak Panitia melakukan pemotongan hewan qurban, didepan Aula/balai pertemuan RW VI Kelurahan Tanjung Unggat.jalan Sultan Machmud, Gang Beluntas III. Rabu, (22/08).

Adapun jumlah hewan qurban di RW VI Kelurahan Tanjung Unggat berjumlah 4 hewan qurban diantaranya, 1 ekor Sapi, yang merupakan bantuan dari Pemko Tanjungpinang, 1 ekor sapi dari Menkumham, 1 ekor sapi dari masyarakat RW VI, serta 1 ekor Kambing. Jadi jumlah hewan qurban di RW VI berjumlah, 3 (tiga) ekor Sapi dan 1 (satu) ekor Kambing.

Disisi lain, warga RW VI merasa sangat kecewa dengan salah seorang Anggota DPRD Kota Tanjungpinang, yang katanya akan menyumbang 1 ekor hewan qurban untuk masyarakat warga RW VI, tapi semua hanya bohong belaka, sementara pihak panitia pemotongan hewan qurban sudah menyebarkan kupon pengambilan daging qurban kepada warga. Ujar salah seorang warga dengan nada kecewa.

“Kami sangat kecewa dengan Anggota Dewan ini bang, dia bilang akan bantu 1 ekor hewan qurban untuk kampung ini, tapi hanya kebohongan yang kami dapat, sementara kupon daging qurban sudah dibagikan kewarga, dan ini merupakan pengalaman terburuk bagi kami, khususnya warga RW VI.” Tegasnya.

Ditambahkan warga lainnya, diharapkan kita meneladani sikap Nabi Ibrahim AS, dan marilah kita renungkan kembali makna Idul Adha yang juga disebut Idul Qurban. Dalam bahasa Arab, qurban berasal dari kata qaraba, seakar dengan kata ’karib’ dalam bahasa Indonesia, yang berarti dekat. Karenanya, dalam konteks Idul Adha, pesan yang sangat mendasar adalah bahwa agar manusia tidak sesat dalam perjalanan hidup menuju ridha Tuhan, maka harus selalu menjalin kedekatan dengan-Nya dan merasakan kebersamaan dengan-Nya setiap saat. (Djo).

Leave A Reply

Your email address will not be published.