Tidak Ada Simulasi Persiapan Menerima WNI Dari Wuhan di RSUP Tanjungpinang

Tidak Ada Simulasi Persiapan Menerima WNI Dari Wuhan di RSUP Tanjungpinang
Tidak benar bahwa simulasi yang digelar RSUP Raja Ahmad Tabib Tanjungpinang, untuk menangani kepulangan WNI dari Wuhan, Cina.

TANJUNGPINANG, Kepritoday.com – Sehubungan dengan beberapa pemberitaan mengenai berita di Trans Media yang seakan-akan RSUP Raja Ahmad Tabib, Tanjungpinang melakukan simulasi penanganan WNI dari Wuhan adalah tidak benar. Hal itu disampaikan Iskandar Zulkarnaen Nasution SIP, M. Phil, Sabtu (1/2).

“Kami sampaikan bahwa, foto yang ditampilkan adalah foto kegiatan Peresmian Operasional Laboratorium Katerisasi Jantung dan Pembuluh darah yang dilaksanakan pada Sabtu 1 Februari 2020 pukul  08.00 wib di RSUP Raja Ahmad Tabib Tanjungpinang,” ujar Iskandar Zulkarnaen Nasution SIP, M. Phil, Kabid Pengelolaan Komunikasi Publik pada Diskominfo Kepri.

Alat Pelindung Diri yang digunakan dalam foto di Trans Media adalah untuk kepentingan kegiatan yang dimaksud. Bukan Alat Pelindung Diri dalam menghadapi pasien yang mengalami gejala 2019 nCov.

RSUP Raja Ahmad Tabib, Tanjungpinang  memang disiapkan sebagai tempat rujukan dan karantina apabila ada kejadian di Ibukota Provinsi Kepri yakni Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan, bukan menjadi tempat Karantina evakuasi seperti yang dimaksud dalam pemberitaan Trans Media.

Jika ada pihak yang keberatan atau merasa dirugikan oleh pemberitaan di atas, Anda dapat mengirimkan sanggahan, koreksi, atau Hak Jawab sesuai UU Pers No. 40/1999 melalui email Redaksi Kepritoday.com: today.kepri@gmail.com