Tenggelamnya KM Senang Hati 68, PT Buana Berkah Bantah Isu Penjarahan

Kepritoday.com – Kapal KM Senang Hati 68 yang mengangkut sekitar 62 ton kelapa tua tenggelam di perairan Dermaga Golden Fish, Jembatan 2, Kelurahan Setokok, Kecamatan Bulang, pada Senin (25/8/2025) dini hari. Peristiwa ini terjadi setelah kapal yang berlayar dari Jambi sejak Sabtu (23/8) dan bersandar pada Minggu malam mengalami kebocoran. Penyebabnya, lambung kapal pecah akibat menabrak bekas pancang beton dermaga yang patah, sehingga air laut masuk dan menyebabkan sebagian besar muatan kelapa hanyut terbawa arus.

Menanggapi isu penjarahan yang beredar di media sosial dan beberapa media online, PT Buana Berkah, pemilik muatan, melalui perwakilannya, Sdr. Anto, menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar. Perusahaan menyatakan mengikhlaskan muatan kelapa yang hanyut dan diambil warga, menganggap kejadian ini sebagai musibah, dan tidak akan mengambil langkah hukum.

Kapolsek Bulang, Iptu Adyanto Syofyan, S.H., M.H., mengonfirmasi bahwa pihaknya telah melakukan pengecekan langsung di lokasi dan berkoordinasi dengan pihak terkait. “Tidak ada penjarahan oleh warga. Yang terjadi adalah musibah kapal karam akibat kerusakan lambung. Kami terus melakukan pengamanan dan monitoring hingga evakuasi muatan selesai,” ujarnya.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp300 juta untuk kapal dan Rp1,5 miliar untuk muatan. Proses evakuasi kelapa ke darat masih berlangsung dan diperkirakan selesai malam ini.

Polsek Bulang mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang tidak benar dan menunggu keterangan resmi dari pihak berwenang.

>>tribratanews

Jika ada pihak yang keberatan atau merasa dirugikan oleh pemberitaan di atas, Anda dapat mengirimkan sanggahan, koreksi, atau Hak Jawab sesuai UU Pers No. 40/1999 melalui email Redaksi Kepritoday.com: today.kepri@gmail.com