
BINTAN, Kepritoday.com – Bupati Bintan H Ansar Ahmad dan Wakil Bupati Bintan H Khazalik mewisuda 616 santri/santriwati Lulusan Taman Pendidikan Al Quran (TPA), dari tiga kecamatan se-Bintan, di halaman Gedung Nasional, Tanjung Uban Bintan, Kamis (29/5). Santri tersebut berasal masing-masing Kecamatan di Kabupaten Bintan, antara lain, Kecamatan Bintan Utara sebanyak, 285 orang, Kecamatan Seri Kuala Lobam sebanyak, 150 orang, dan Teluk Sebong sebanyak, 181 orang.
Bupati Bintan, Ansar Ahmad, dalam sambutannya mengatakan, wisuda ini adalah merupakan output atau hasil dari jerih payah para ustad dan ustajah yang selama ini memimpin dan mengajar di TPA-TPA. “Hari inilah membuahkan hasil dengan mewisuda anak-anak TPA untuk 3 kecamatan. TPA merupakan basis dasar bagi kita untuk mendidik serta memperkenalkan anak-anak kita tentang ilmu membaca Al Quran. Karena ini merupakan dasar dan fondasi, maka hal ini sangat penting,” kata Ansar.
Dilanjutkan, Ansar, TPA tidak boleh dianggap enteng karena di sinilah anak-anak diajarkan membaca Al Quran. “Anak-anak ini bisa diibaratkan seperti disket kosong yang ada di komputer. Disket kosong itu apabila diisi dengan data yang baik maka hasilnya akan keluar data dan hasil yang baik, begitu sebaliknya,” katanya.
“Pada anak- anak saat pertumbuhan inilah kita isi dengan muatan-muatan yang baik. Insya Allah ke depan mereka akan menjadi generasi-generasi yang baik, karena membangun generasi itu, sejak dini dan usia dini kita mulai dengan membangun membangkitkan kecerdasan intelektualnya. Kita juga lengkapi kecerdasan spritualnya dan kemudian ke depan kita kembangkan dengan kecerdasan emosionalnya. Kalau 3 hal ini berhimpun ke tubuh anak itu, maka menjadi lengkap,” Jelasnya.
Ansar juga berharap di TPA tidak hanya diajarkan bagaimana cara membaca Al Quran, akan tapi diajarkan juga pendidikan budi pekerti dan akhlak. Dengan begitu, anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang baik dan berakhlak mulia.
Kepala Kemenag Bintan Erizal Abdullah mengatakan anak-anak yang diwisuda adalah anak- anak yang sudah lulus munaqasah. Kegiatan wisuda santri ini merupakan salah satu bukti masyarakat di Kabupaten Bintan telah melaksanakan Peraturan Daerah No 6 Tahun 2010 yang berisi syarat untuk masuk SD, SMP dan MTS wajib bisa baca tulis Al Quran dan mendirikan sholat. “Kita berharap dengan kegiatan ini hendaknya anak-anak dapat menjadikan motivasi untuk senantiasa belajar Al Quran, begitu juga yang belum wisuda, yang masih mengaji tapi belum bisa membaca Al Quran dengan lancar mudah-mudahan wisuda ini memberi mereka motivasi untuk mereka giat belajar,” imbuhnya.
Saat ini sebutnya, di Kabupaten Bintan dari data yang terdapat di Kementerian Agama ada sebanyak 270 lembaga TPA dan sebanyak 1.372 orang guru. Dari data tersebut 543 orang guru laki-laki dan 829 guru wanita. Dari 270 TPA yang ada di Kabupaten Bintan, santri yang dididik sebanyak 15.123 orang yang terdiri dari 7.485 orang laki laki dan 7.638 orang santri wanita.
“Kita berharap dengan banyaknya generasi yang pandai membaca Al Quran, mudah-mudahan ke depan Kabupaten Bintan semakin semarak kegiatan keagamaan dan anak-anak kita ke depan bertambah keimanannya dan ketakqwaan dan nanti pada masanya menjadi pemimpin yang membawa Bintan ini menjadi lebih baik lagi,” kata Erizal. (Edison/hak)











