TANJUNGPINANG, Kepritoday.com – Pemerintah Kota Tanjungpinang dengan dukungan Kodim 0315/Tanjungpinang, BKKBN Kepri, perguruan tinggi kesehatan, SMA, dan SMP se-Kota Tanjungpinang melaksanakan kegiatan “Gerakan Kolaborasi Penanggulangan Stunting dan Pencanangan Kampung Keluarga Berkualitas” di lapangan Makodim 0315/Tanjungpinang, jalan A.Yani, Selasa (14/3).
“Kegiatan tersebut dipusatkan di lapangan Makodim 0315/Tanjungpinang. Namun secara serentak juga diikuti oleh ribuan pelajar SMA dan SMP dari sekolahnya masing-masing secara virtual. Stunting merupakan isu nasional, dan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak diharapkan Tanjungpinang mampu mendukung target zero stunting 2030.”
Kegiatan ini dibuka oleh Deputi Pengendalian Penduduk BKKBN Bonavasius Prasetya Ichitiarto. M Eng S.H, dihadiri BKKBN Provinsi Kepri, Rohina M.Si, Walikota Tanjungpinang Hj Rahma S.Ip. MM. Kodim 0315/Bintan-Tanjungpinang. Ketua DPRD Kota Tanjungpinang, Hj. Yuniarni Pustoko Weni .S.H., Kapolres Tanjungpinang Kombes Pol Heri Bertus Ompusunggu., Wakil Walikota Tanjungpinang, Endang Abdulah dan Ketua Pengadilan Negeri Tanjungpinang.
Hadir juga pada kesempatan tersebut, Kajari Tanjungpinang Joko Yuhono, S.H. M.H., Danlanudal RHF Kolonel Laut (P) Rivai A.md. Pi. SH.MH., Danpomal Diwakili Kasi Lidpam (PM) Letkol Laut Dodi Prianggo ST., Sekda Tanjungpinang Zulhidayat S.Hut., Danyon Marhalan IV, diwakili Lettu Mar. M.Hasym Ashari., Danlanud RHF Tanjungpinang, Kadinkes Kota Tanjungpinang, kepala dinas komunikasi dan informatika (Kadis Kominfo) Kota Tanjungpinang, Camat, Lurah, Ketua Ikatan Dokter Indonesia Tanjungpinang, serta Ibu-Ibu Hamil.
Kegiatan tersebut juga, Diikuti seluruh Puskesmas, Kelurahan, Kecamatan se Tanjungpinang, Rumah Sakit Umum Daerah Kota Tanjungpinang, Siswa-siswi mulai dari SD, SMP, SMA-SMK, se Kota Tanjungpinang melalui Vicon Zoom, juga menghadirkan ibu-ibu hamil.
Acara tersebut di awali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, Tari persembahan sekapur sirih, Do’a selamat, dilanjutkan laporan panitia pelaksana, kemudian penyampaian kata sambutan, Dandim sebagai tuan rumah, kata sambutan Walikota Tanjungpinang, pemaparan dari Deputi BKKBN pengendalian penduduk.
Penanggulangan stunting di Kota Tanjungpinang diisi dengan berbagai kegiatan. Salah satu kegiatan yang dilaksanakan serentak, adalah pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) kepada pelajar putri SMA dan SMP di Tanjungpinang. Para pelajar, yang juga menjadi target penanggulangan stunting.
Dalam kata sambutannya Komandan Kodim 0315/Bintan-Tanjungpinang mengatakan, Sebagai tuan rumah mengucapkan terimakasih kepada semua pihak, yang telah menunjukkan tanda keseriusan kolaborasi dalam pelaksanaan kegiatan upaya penanganan Stunting, dapat terlaksananya dengan baik, katanya.
Dalam kata sambutan Walikota Tanjungpinang Hj. Rahma S.Ip, mengucapkan terimakasih kepada Ibu-ibu Hamil yang telah berkenan hadir pada pelaksanaan kegiatan kolaborasi penangan stunting, adalah merupakan tumbuh kembang anak dengan ditanda’i tinggi badan yang beragam, jelasnya.
Rahma juga mengatakan, pada hari ini kita patut bersyukur, sebab program Stunting adanya di zaman presiden Joko Widodo, guna memperhatikan tumbuh kembangnya anak lahir dan berkualitas, dengan asupan gizi yang cukup, maka menjadi anak yang cerdas calon pemimpin masa depan, kata Rahma.
Pada saat itu juga, Deputi BKKBN Bonavasius Prasetya Ichitiarto menjelaskan dalam wawancara para Insan Pers, Kolaborasi pelaksanan Program penanganan Stunting perlu digiatkan lagi, sesuai amanah Impres 2022, maka kolaborasi merupakan lakah tepat untuk mencapai target, ditahun 2024, sebutnya.
Untuk menurunkan Stunting, maka kita bekerjasama dengan TNI dan Polri, karena mereka mempunyai pasilitas yang cukup, seperti rumah sakit, area sebagai sarana untuk bersosialisasi, maka dicanangkan TNI dan Polri sebagai orang tua asuh menjaga dan merawat anak Stunting hingga menjadi anak yang sehat, sebutnya.
Untuk mensukseskan program Indonesia zero stunting 2030, penanggulangan stunting dimulai sejak remaja dan pasangan yang akan menikah. Tidak lagi hanya ditujukan kepada ibu hamil dan balita. Oleh sebab itu, pemberian TTD kepada para pelajar, tambahan asupan gizi kepada ibu hamil dan balita merupakan upaya pencegahan bayi stunting. (Djo)
Jika ada pihak yang keberatan atau merasa dirugikan oleh pemberitaan di atas, Anda dapat mengirimkan sanggahan, koreksi, atau Hak Jawab sesuai UU Pers No. 40/1999 melalui email Redaksi Kepritoday.com: today.kepri@gmail.com













