
BINTAN, Kepritoday.com – Bupati Bintan Ansar Ahmad melepas 19 mahasiswa Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Sahid Bintan On the Job Training ke Malaysia, di kampus STP Sahid Bintan, Kijang.
Dalam sambutannya Ansar berharap Sahid Bintan menyiapkan sumberdaya manusia yang memenuhi kebutuhan pariwisata Bintan. Memberikan perhatian dan mendorong, bekerja bersama-sama pemerintah dan swasta menyediakan SDM yang unggul.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan, lanjut Ansar, memberikan beasiswa melalui APBD. Diharapkan mahasiswa memberikan feedback dengan sungguh-sungguh dalam belajar dan menunjukkan alonjakan prestasi.
“Dari hampir 400 lulusannya, di Sahid Bintan Institut di Lagoi, 98 % sudah bekerja. Selain bekerja di hotel-hotel yang ada di Lagoi, Trikora, ada juga yang di Maldives, China, Thailand, Bali, Dubai. Ada beberapa yang bekerja di kapal pesiar, cruise,” jelasnya.
Teori penting sebagai referensi, tetapi praktek adalah pengaplikasian dari teori di kelas. Ia berpesan supaya mahasiswa bersungguh-sunggguh selama OJT di Malaysia.
Setelah selesai OJT di Malaysia, nanti, ia berharap para mahasiswa dapat kembali lagi kesana, untuk menjadi pegawai di hotel-hotel tempat mereka OJT.
Jangan kita menjadi serbuan, tetapi kita harus menyerbu ke negara lain, dengan berbekal skill. “Budayakan murah senyum,” pesan Ansar. Kalau sekolah tinggi ini gagal maka tidak akan mendapat dukungan dari pemerintah. “Kalau kita ke Rusia ingin berjumpa anak bintan yang bekerja di sana,” jelasnya.
Anak pulaupun, menurutnya, performannya berubah, kemampuannya tidak berbeda. Hanya persoalannya cepat puas. Mestinya kalau sudah Diploma I, lalu bekerja mencari peluang untuk melanjutkan ke Diploma IV. “Perguruan Tinggi ini nanti akan dikembangkan hingga DIV,” ungkapnya.
Alasan ia mendukung STP Sahid Bintan, karena ia khawatir masyarakat menuntut ke Bupati karena anak lokal hanya menjadi penonton di daerah sendiri. Maka STP Sahid Bintan menjadi jawaban untuk meraih kerja di daerah sendiri.
“Mudah-mudahan tidak lagi berbondong-bondong menjadi pegawai negeri, namun bekerja di sektor industri pariwisata yang profesional,” jelasnya.
Ketua STP Sahid Bintan M Irfan, mengatakan, Bintan sebagai satu dari 88 kawasan titik strategis pariwisata nasional. Harus disikapi dengan menyediakan SDM pariwisata yang unggul. Awalnya pada gelombang I 46 mahasiswa yang mendaftar, lalu gelombang II 86 mahasiswa, dan gelombang III 123 mahasiswa. Ia berharap masyarakat Bintan manfaatkan fasilitas yang ada. Dan berharap mencapai angka 200 pendaftar.
Hotel di Lagoi, Trikora, Batam, bahkan Malaysia, meminta tenaga daily worker dari STP Sahid, juga untuk prkatek kerja industri.
“Permintaannya mencapai 265 mahasiswa, yang bisa dipenuhi pada gelombang I 76 mahasiswa. Mahasiswa STP Sahid Bintan dianggap sudah bisa bekerja layaknya karyawan pada umumnya. Hermawati, mewakili orang tua/wali murid, mengapresiasi kedisiplinan mahasiswa, penampilan rapi sepatu kilat. Bahkan anaknya bisa magang kerja di luar negeri.
Hadir pada pelepasan ini Sekda Bintan Lamidi, Kepala Disdikpora Makfur Zurachman, anggota DPRD Bintan Amran, Susilawati. Ketua LAM Bintan Saleh Ahmad, Camat Bintan Timur Hasan dan beberapa tokoh masyarakat lainnya.(Edison/hum)
Sanggahan, koreksi, atau Hak Jawab sesuai UU Pers No. 40/1999 melalui email Redaksi Kepritoday.com: today.kepri@gmail.com














