
BATAM, Kepritoday.com – Menindaklanjuti laporan nelayan terkait kejadian kecelakaan laut yang meninmpa TB. Galang Baru dan TK TMS 03, tim Western Fleet Quick Response (WFQR) Lantamal IV, menerjunkan Unit 1 Jatanrasla untuk melakukan proses Search and Rescue (SAR), terhadap anak buah kapal yang tenggelam di perairan selat Philips sebelah barat pulau Kepala Jerih, Batam.
Danlantamal IV, Laksma TNI S. Irawan mengatakan, TB. Galang Baru yang saat itu menarik TK TMS 03 mengalami kebocoran, papan lambung kapal lepas akibat diterjang gelombang laut yang kuat dan cuaca buruk, sehingga TB. Galang Baru tenggelam.
“Posisi tongkang saat kejadian berada pada koordinat 01 01 091 LU – 103 44 710 BT, seluruh ABK yang berjumlah 5 orang dapat menyelamatkan diri ke atas tongkang yang hanyut terbawa arus,” ujar Irawan
Lebih lanjut Irawan menjelaskan, dari hasil pemeriksaan sementara diketahui TB. Galang Baru yang tenggelam bertonase 31 dan berbendera Indonesia merupakan jenis kapal tugboat kayu dengan pemilik Do Kim, PT. Putra Kundur Lintas Samudra, yang beralamat dijalan Majapahit Batuampar Batam, sedangkan TK TMS 03 GT 159 tanpa muatan.
“TB Galang Baru dinahkodai oleh Rasuda, bersama Oce Sukarsa, sebagai KKM beserta tiga orang ABK, yaitu Ade Mulya Suhendra, Muhamad Taufik dan Junaedi Ebed Palandung. Menurut pengakuan nahkoda, mereka berlayar dari pelabuhan Batuampar Batam, dengan tujuan Tanjung Balai Karimun,” papar Irawan.
Irawan menambahkan, bahwa saat ini Nahkoda, ABK beserta tongkang dan dokumen kapal diamankan Unit 1 Jatanrasla WFQR Lantamal IV, hal ini dilakukan mengingat dengan tenggelamnya TB Galang Baru mengakibatkan terjadi pencemaran laut disekitar tempat kejadian perkara disebebkan tumpahan BBM solar dari tugboat yang tenggelam,”
Menyikapi kondisi cuaca yang kurang bersahabat dan gelombang laut yang tinggi sebagai dampak dari musim utara, Irawan menghimbau dan mengingatkan kepada masyarakat yang dalam kesehariannya melakukan aktivitas dilaut, agar selalu waspada dan berhati-hati, lengkapi peralatan keselamatan dan selalu memantau perkembangan cuaca untuk meminimalisir terjadinya korban jiwa akibat kecelakaan dilaut. (Ain).










