UMKM Harus Teliti Dalam Menangani Keuangan Perusahaan

19
DSCN3315
Panitia Bersama Narasumber

BATAM, Kepritoday.com – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Provinsi Kepulauan Riau, mengadakan acara Pelatihan Manajemen Keuangan Bagi UMKM se-Provinsi Kepri. Acara ini dibuka oleh Kabid UKM Provinsi Kepulauan Riau, Sri Ayodhia, SE. MT, mewakili Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kepulauan Riau, Drs.H. Amhar Ismail, M.Si. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, yang dimulai sejak tanggal (20-21) Agustus-2014, di Mercure Hotel, Batam.

Pelatihan ini diikuti oleh 89 orang peserta dari 7 Kabupaten/Kota, se-Provinsi Kepulauan Riau. Peserta yang hadir terdiri dari para pemula maupun pelaku usaha, acara yang diselenggarakan dari pukul 08.00.00 sampai 17.00 ini sengaja mengambil tema Program Peningkatan Daya Saing SDM KUKM Tahun Anggaran 2014. Dalam acara ini, melibatkan 4 orang narasumber antara lain, Prof. Dr.H.Yuyus Suryana Sudarma, SE.MS dari UNPAD, Syamri Syamsuddin, M.Si, dari UNRI, Dra.Liswar Hamid, dari UNRI serta Rambat Lupiyoadi, SE.ME dari Universitas Indonesia (UI).

DSCN3314
Para Peserta Yang Mengikuti Pelatihan Manajemen Keuangan Bagi UMKM, di Mercure Hotel, Batam

Dalam kegiatan ini, para narasumber mengajak para pelaku usaha dan pemula untuk mulai membiasakan diri mencatat semua transaksi yang dilakukan setiap harinya.

Dari seluruh peserta yang hadir, hampir sebagian besar dari mereka belum memisahkan antara dompet usaha dengan dompet pribadi yang mereka miliki. Kesalahan inilah yang sering kali disepelekan oleh hampir semua pelaku UMKM. Mereka merasa omzet usaha yang didapatkan setiap bulannya cukup besar, namun selalu habis tak tersisa karena ikut termakan untuk mencukupi keperluan pribadinya.

Pada kesempatan tersebut, para peserta diminta memilah serta menyebutkan apa saja biaya tetap yang mereka keluarkan serta biaya tidak tetap yang mereka tanggung setiap bulannya. Tak hanya itu saja, para peserta juga diberikan beberapa contoh tabel pencatatan keuangan yang dibutuhkan para pelaku usaha. (djo/ary)

Comments are closed.