Tabuik Pariaman Menuju “World Heritage”

228
Walikota H. Genius Umar melakukan Press Conference tentang Pesona Hoyak Tabuik Piaman 2019 di ruang rapat Walikota.

KOTA PARIAMAN, Kepritoday.com – Tabuik Pariaman akan diusulkan untuk menjadi warisan dunia (world heritage) yang dikelola oleh United Nations Educational, Scientific and Cultural Organisation (UNESCO).

Tabuik Pariaman yang merupakan tradisi budaya tersebut sudah ada sejak
abad ke-18 dan selalu dirawat oleh Pemerintah Kota Pariaman.Pada tahun 2020 mendatang, akan diusulkan pada UNESCO agar masuk sebagai salah satu warisan dunia. UNESCO adalah organisasi yang merawat dan mencatat warisan-warisan yang ada di dunia yang telah dinominasikan untuk program Warisan Dunia Internasional yang dikelola UNESCO World
Heritage Committee.

Program ini bertujuan untuk mengkatalog, menamakan, dan melestarikan tempat-tempat yang sangat penting agar menjadi warisan manusia dunia.

Festival Tabuik merupakan salah satu tradisi tahunan oleh masyarakat Pariaman. Menurut kisah yang diterima masyarakat secara turun temurun dan yang ditulis didalam artikel-artikel, baik cetak dan online, Tabuik diperkirakan muncul di Pariaman sekitar tahun 1826-1828 M sama
dengan trakkat (perjanjian) London.

Dengan adanya bukti sejarah tersebut maka sudah selayaknya Tabuik Pariaman terus dibudayakan agar tak lekang oleh waktu dan zaman dengan
mendaftarkannya sebagai salah satu Warisan Dunia.

Pada kegiatan Pesona Hoyak Tabuik Piaman 2019 yang berlasngsung sejak 1-15 September 2019 sedikit berbeda, dimana masing-masing kecamatan akan membuat satu Tabuik Lenong.

“Nanti di anjungan Pantai Gandoriah, ada empat Tabuik Lenong, dimana
berasal dari empat kecamatan yang ada di Kota Pariaman dan kita juga
meminta agar seluruh Kepala Desa dan Lurah, untuk memakai baju adat
serta turut menjadi penabuh gandang tambua dan tasa nantinya”, ungkap Walikota Pariaman, H. Genius Umar, Rabu (4/9) siang ketika melakukan Press Conference terkait kegiatan Pesona Hoyak Tabuik Piaman 2019 diruang rapat Walikota, Balaikota Pariaman, Provinsi Sumatera Barat.

Menurut lulusan S3 IPB tersebut, dengan nanti tercatatnya Tabuik
Pariaman sebagai salah satu World Heritage akan menjadi dayatarik yang lebih besar turis mancanegara untuk menyaksikan secara langsung kemeriahan pelaksanaan Pesona Hoyak Tabuik Piaman ini.

“Hoyak Tabuik Piaman merupakan core event pariwisata nasional dan
merupakan salah satu kekayaan budaya Minangkabau”, tutupnya. (Mudawar)

Leave A Reply

Your email address will not be published.