REI Expo Batam 2025 Resmi Ditutup, Transaksi Tembus Rp100 Miliar

Kepritoday.com – Pameran properti tahunan REI Expo Batam 2025 resmi ditutup pada Minggu, 8 Juni 2025. Penutupan berlangsung di Exhibition Hall Grand Batam Mall dan dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin, M.Pd., yang mewakili Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra.

Dalam sambutannya, Jefridin menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Wakil Wali Kota, serta menyampaikan salam hangat dan apresiasi terhadap penyelenggara dan seluruh peserta expo.

“Saya menyampaikan salam dan terima kasih dari Ibu Wakil Wali Kota Batam kepada DPD REI Khusus Batam dan semua pengembang yang telah berpartisipasi dalam REI Expo 2025. Acara ini menjadi bentuk kolaborasi yang sangat baik antara pemerintah dan sektor properti,” ujar Jefridin.

Ia menekankan pentingnya pameran semacam ini sebagai ajang promosi sektor perumahan dan mempertemukan langsung konsumen dengan pengembang.

REI Expo Batam 2025 mencatat nilai transaksi yang fantastis, yakni mencapai Rp100 miliar sejak dibuka pada 29 Mei 2025 lalu. Angka ini mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap sektor properti di Batam.

“Event ini sangat keren dan penjualannya cukup mantap,” kata Jefridin dengan nada optimistis.

Jefridin juga mengajak para pengembang untuk terus melakukan inovasi dalam membangun kawasan hunian yang asri, nyaman, dan berkelanjutan. Menurutnya, perumahan masa depan tidak hanya indah tetapi juga ramah lingkungan.

“Ke depan, saya yakin para pengembang di Batam akan menghadirkan hunian yang tidak hanya nyaman, tetapi juga memperhatikan aspek lingkungan hidup,” tambahnya.

Salah satu isu penting yang disinggung adalah pengelolaan sampah di kawasan perumahan. Jefridin menekankan pentingnya penyediaan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) dalam desain perumahan baru.

“Pengembang perlu menyediakan TPS yang dikelola dengan teknologi ramah lingkungan, sehingga lingkungan tetap asri dan masyarakat nyaman tinggal di sana,” tutupnya.

REI Expo Batam 2025 bukan hanya sukses dari sisi transaksi, tapi juga jadi contoh kolaborasi positif antara pemerintah, REI, dan para pengembang. Dengan nilai transaksi mencapai Rp100 miliar, acara ini memperkuat posisi Batam sebagai pasar properti yang potensial.

Harapannya, pengembang ke depan tidak hanya mengejar profit, tetapi juga menjadi pionir dalam menghadirkan hunian yang nyaman, asri, dan peduli lingkungan.

Sanggahan, koreksi, atau Hak Jawab sesuai UU Pers No. 40/1999 melalui email Redaksi Kepritoday.com: today.kepri@gmail.com