banyuasin

Plt.Walikota Pariaman Jadi Pembina Upacara Hari Santri Nasional 2020

24
pemprov

KOTA PARIAMAN, Kepritoday.com – Memperingati Hari Santri Nasional Tahun 2020 di Kota Pariaman, Plt.Walikota Pariaman Mardison Mahyuddin menjadi pembina upacara dalam rangka Hari Santri Nasional 2020 yang dilaksakan oleh Kementereian Agama Kota Pariaman. Upacara yang dilaksanakan sesuai standar protokol kesehatan dilakukan di halaman Pondok Pesantren (PPS) Syehburhanuddin Al-Muhajirin Desa Kampung Kandang Kecamatan Pariaman Selatan Kota Pariaman, Kamis (22/10/2020).

Dalam sambutannya Mardison mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pariaman yang telah melaksanakan upacara memperingati Hari Santri Nasional 2020 sesuai dengan standar protokol kesehatan.

“Alhamdulillah meskipun dimasa pandemi covid-19, kita bisa melaksanakan upacara dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional Tahun 2020 dengan tetap mematuhi standar protokol kesehatan namun tidak mengurangi khidmatnya upacara itu sendiri. Hari ini saya melihat langsung semua santri yang ada di PPS. Syehburhanuddin Al-Muhajirin dalam keadaan sehat dan mereka semua menunjukkan bahwa santri juga sama seperti siswa atau pelajar lainnya yang bisa dalam segala hal. Selain menekuni agama, para santri juga bisa dengan sukses menjadi pelaksana pada upacara Hari Santri Nasional 2020”, ungkap Plt.Walikota Pariaman Mardison Mahyuddin.

Hari Santri Nasional 2020 kali ini mengambil tema besar ‘Santri Sehat, Indonesia Kuat’. Seperti yang dicanangkan Presiden Joko Widodo dalam Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015 Tentang Hari Santri Nasional. Tema ini menunjukkan sinergitas untuk mencegah Covid-19. Sehat bisa diartikan kebugaran dan perbuatan baik lahir maupun batin. Tubuh yang sehat akan berwujud kualitas SDM yang mumpuni dan berprestasi serta dapat mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Saat ini ada 4 pondok pesantren yang dikelola oleh Kemenag Kota Pariaman. Dan semuanya selalu kita awasi baik cara belajar maupun sikap dan perilaku selama pemondokkan apalagi pada masa adaptasi kebiasaan baru. Mari kita bangkit dalam pencegahan Covid-19 dengan adaptasi kebiasaan baru dengan tetap dalam kesederhanaan dan kekhidmatan. Saya yakin dengan kedisiplinan yang baik Covid-19 bisa hilang dari bumi ini”, tutupnya. (edi)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.