
NATUNA, KEPRITODAY.COM – memasuki hari ke 5 masa Observasinya 238 WNI Wuhan di Hanggar Barat Lanud Raden Sadjad (RSA) Natuna, sebagian besar masyarakat Natuna di luar Pulau Bunguran seperti Kecamatan Pulau Laut, tidak merasa resah sedikitpun.
Hal tersebut di akui salah seorang anggota Komisi II DPRD Natuna, Azi, kepada media ini saat menghadiri kegiatan Dzikir dan Doa’a bersama, bertempat Masjid Agung Natuna. Kamis (06/02/2020) lalu.
Menurut Azi, dengan jarak tempuh jalur laut yang begitu jauh dari tempat lokasi observasi WNI Wuhan, menjadi alasan utama ketidakresahan masyarakat Pulau Laut.

“Sebagian besar masyarakat di Kecamatan Pulau Laut tidak merasa resah, mungkin karena daerah mereka jauh dari lokasi observasi,” ujarnya.
Kendati demikian kata Azi, saat ini diakuinya juga tidak sedikit masyarakat Pulau Laut yang berada di Ranai, (Ibu Kota Natuna) mengikuti tes CPNS.

“Namun kemarin beberapa warga Pulau Laut yang sedang mengikuti tes CPNS di Ranai, ada juga yang mengaku resah,” ucapnya.
Azi yang juga merupakan kelahiran dari Kecamatan Pulau Laut itu mengatakan, sebelumnya pihaknya telah mensosialisasikan kepada warga Natuna bahwasanya para WNI Wuhan tersebut dalam kondisi sehat.
Selain itu kata Azi, dalam hal ini Pemerintah juga telah menjamin kesehatan bagi warga Natuna, dengan membangun sejumlah posko kesehatan, dan berkantornya sementara Menkes di Natuna. (Zal).
Sanggahan, koreksi, atau Hak Jawab sesuai UU Pers No. 40/1999 melalui email Redaksi Kepritoday.com: today.kepri@gmail.com












