Hari Batik Nasional, Isdianto Ajak Warga Terus Lestarikan Budaya Melayu

27

BATAM, Kepritoday.com – Calon Gubernur Kepulauan Riau Isdianto, mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga dan merawat warisan leluhur. Ajakan itu diimbaukan Isdianto bertepatan dengan momentum peringatan Hari Batik Nasional.

Menurut Isdianto, batik sebagai warisan budaya harus menjadi kebanggaan bagi seluruh masyarakat, terutama di Kepri. Ini agar muncul keinginan untuk membeli dan memajukan produk asli buatan Indonesia.

“Selamat Hari Batik Nasional. Saya mengajak seluruh warga Kepri untuk merawat dan menjaga warisan leluhur. Ayo kenakan batik sebagai wujud cinta negeri dan nasionalisme,” kata Isdianto melalui keterangan tertulisnya, Jumat (2/10/2020).

Isdianto memastikan komitmennya untuk terus menjaga, merawat dan melestarikan budaya asli Tanah Melayu di Kepri. Isdianto yang berpasangan dengan Suryani di Pilkada Kepri juga bertekad untuk terus mendorong munculnya aktor-aktor pelestari budaya Melayu.

“Sebagai kawasan Bunda Tanah Melayu, kita harus secara serius merawat warisan ini. Ke depan kita akan terus dorong tumbuhnya ekonomi kreatif dari sektor kebudayaan dan pariwisata,” tuturnya.

Ikhtiar Isdianto dalam upaya melestarikan budaya membuat Lembaga Kebudayaan Nasional Indonesia menganugerahkan Isdianto penghargaan kebudayaan, yakni Nugraha Satya Bhakti Budaya.

Anugerah ini merupakan apresiasi dari usaha Isdianto selama menjabat sebagai Gubernur Kepri yang mampu menjaga dan melestarikan budaya lokal, termasuk meningkatkan sektor pariwisata.

Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepri saat perayaan Hati Ulang Tahun (HUT) Ke-18 Kepri di halaman Gedung Daerah Kota Tanjungpinang, 24 September lalu.

“Saya yakin jika kita bersama-sama terlibat aktif dalam upaya membangun Kepri, semua pasti bisa kita capai. Kepri ini kaya dengan budayanya, juga sektor pariwisata. Ke depan, saya ingin semua itu bisa memberikan sebesar-sebesar manfaat untuk warga Kepri. Salah satunya melalui pengembangan sektor UMKM dan optimalisasi peran BLK,” jelas Isdianto.

Sumber: Tim Isd

Leave A Reply

Your email address will not be published.