Andri A. Sanusi : Anggota PPI Wajib Mengikuti BPJSTK Khususnya Para Pelaut

54
Ketua PPI Kepri, Andri A. Sanusi (Ketua Terpilih), Bersama Jajaran PPl Kepri

BATAM, Kepritoday.com – Pergerakan Pelaut Indonesia (PPI) Kepri mengadakan kegiatan Pelantikan dan harlah PPI Kepri yang pertama di Pusat Informasi Haji (PIH) Batam Center, Sabtu. (29/04/2017).

Acara Pelantikan dan ultah PPI Kepri ini, dihadiri oleh jajaran pengurus dan anggota PPI Kepri, Pelaku Usaha Perkapalan, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Batam serta Undangan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Batam, Achmad Fatoni, dalam sambutannya menyampaikan, bahwa Resiko pekerja bukanlah hanya didarat saja, namun di laut lebih banyak beresiko dan perlindungan pekerja sangat diperlukan.

“Dalam hal ini BPJS Ketenagakerjaan akan memberikan perlindungan kepada anggota PPI baik yang masih aktif maupun yang sudah tidak bekerja,” kata Fatoni.

Artinya, yang di maksud tidak bekerja lagi namun mereka yang tidak menerima upah namun dia membangun karirnya sendiri, maka akan berada pada sektor Bukan Penerima Upah (BPU). Terangnya.

.”Para pekerja BPU tersebut tetap diberikan perlindungan pada 3 program penting yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM) dan Jaminan Hari Tua (JHT),” Kata Fatoni.

Fatoni menambahkan, sebaliknya pelaut yang masih bekerja di perusahaan perkapalan, tapi belum mendapatkan hak perlindungan jaminan sosial, maka BPJS Ketenagakerjaan akan sosialisasikan kepada perusahaan yang bersangkutan,” Tambahnya.

“Anggota PPI ini mayoritas para pekerja, disaat pekerja melakukan penandatanganan kontrak dengan perusahaan yang mempekerjakannya, tentu sudah dapat tambahan, ada hak berupa jaminan sosial. Salah satunya adalah jaminan sosial ketenagakerjaan,” Ucapnya.

Kami BPJS Ketenagakerjaan senantiasa melakukan sosialisasi kepada teman-teman di PPI Kepri nya. Kata Fatoni.

Ketua Umum PPI DPD Kepri, Andri Ani Sanusi dikesempatan yang sama menjelaskan, untuk para pekerja pelaut wajib mengikuti BPJS Ketenagakerjaan, dan saya meminta ke perusahaan pelayaran untuk mewajibkan anggota PPI mengikuti program BPJSTK tersebut.

“Dengan acara ini merupakan moment penting kita undangan BPJS ketenagakerjaan untuk mensosialisasikan programnya kepada teman-teman kita di PPI,” Kata A. Sanusi.

Bagi teman-teman yang sudah menjadi anggota PPI dan perusahaan nya wajib mendaftarkan pekerja nya di BPJS ketenagakerjaan. Ujarnya.

Masih ada pelaku usaha kapal yang belum mendaftarkan ABK nya ke BPJSTK dikesempatan inilah kita undang pengusaha kapal dan BPJSTK supaya bersinergi. Terangnya. (Osr/Ain).

Comments are closed.