Walikota Pariaman Terima Penghargaan Anugerah Pangripta Nusantara

penghargaan wako pariaman

Walikota Pariaman, Mukhlis Rahman (tengah) ketika menerima penghargaan Anugerah Pangripta Nusantara RKPD tahun 2015 yang diserahkan Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit.

PADANG PARIAMAN, Kepritoday.com – Walikota Pariaman, Provinsi Sumatera Barat, Mukhlis Rahman, mengapresiasi yang telah dilakukan oleh Bappeda Kota Pariaman dan jajarannya karena telah membuat penyusunan dan perencanaan RKPD yang betul-betul dapat diimplementasikan dalam pembangunan.

Hal tersebut disampaikanya ketika menerima penghargaan Anugerah Pangripta Nusantara RKPD tahun 2015 tingkat Kab/Kota se-Sumatera Barat yang diserahkan oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit di Hotel Pangeran Padang, Provinsi Sumatera Barat, Senin (18/4) lalu.

Piala Anugerah Pangripta Nusantara adalah penghargaan yang diberikan oleh Pemerintah atas prestasinya dalam menyusun perencanaan dengan baik sesuai dengan Peraturan menteri Dalam Negeri Nomor 54 tahun 2010 tentang pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 tahun 2008 tentang tata cara penyusunan, pengendalian dan evaluasi pelaksanaan rencana pembangunan daerah.

Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian acara Pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Sumatera Barat, yang dibuka oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat dan dihadiri Sekretaris Jendral Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI, Taufik Widjoyono, Direktur Jendral Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri RI, Mayjen TNI Sudarmo, Deputi Bidang Kependudukan dan Ketenagakerjaan Bappenas RI, Rahma Iryanti, Ketua DPRD dan Komisi DPRD Provinsi Sumbar, Forkopimda Provinsi Sumbar, Walikota/Bupati se-Sumatera Barat.

Menurut Walikota Mukhlis Rahman, dengan adanya Penghargaan Anugerah Pangripta Nusantara RKPD tahun 2015 tingkat Kab/Kota se-Sumatera Barat membuktikan bahwa Kota Pariaman telah mempunyai perencanaan yang baik dalam menyusun RKPD demi kemajuan dan penyelarasan serta standar prioritas yang jelas dalam perencanaan pemerintahannya.

Dengan adanya persamaan persepsi bersama stakeholder yang ada di Kota Pariaman atas apa yang akan kita kerjakan, merujuk kepada visi daerah untuk menjadikan Kota Pariaman sebagai daerah tujuan wisata dan ekonomi kreatif yang berbasis lingkungan, budaya dan agama akan dapat kita realisasikan, dan dengan penghargaan ini, menjadi kebanggan tersendiri bagi pemerintahan Kota pariaman kedepan. Katanya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit mengatakan, Musrenbang kali ini mengambil tema memacu pembangunan infrastruktur dan sektor unggulan guna mendorong pertumbuhan ekonomi, menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran. Seluruh stakeholder harus membuat standar prioritas.

Dalam penyusunan Musrenbang, harus jelas dalam pembuatan Rencana Kerja Pemerintah Daerah masing-masing daerah dan yang menjadi tugas kita berama adalah membebaskan Sumatera Barat dari daerah tertinggal, saat ini ada tiga kabupaten yang ada di Sumbar masih berada dalam status Daerah Tertinggal di tahun 2019, tiga kabupaten ini harus keluar dari predikat daerah tertinggal. Paparnya.

Ditempat yang sama, Direktur Jendral Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri RI, Mayjen TNI Sudarmo, mengungkapkan bahwa Sumatera Barat merupakan daerah yang dapat perhatian khusus dalam penanganan konflik nasional, banyak daerah yang tidak dapat menjaga konflik di daerahnya sehingga menimbulkan pertikaian di kalangan masyarakat.

Sumatera Barat berhasil dalam hal ini, hampir tidak terdengar kasus perpecahan dan pertikaian yang terjadi baik di tingkat Provinsi maupun Kota/Kabupaten yang ada dan hal ini mendapatkan apresiasi dari bapak Mendagri Tjahyo Kumolo. Katanya. (dodoyx)

Top