
NATUNA, KEPRITODAY.COM – Adanya lampu hias jembatan penghubung antara kelurahan Batu Hitam dan Kelurahan Ranai, Kecamatan Bunguran Timur, saat ini masih menuai pro dan kontra.
Pasalnya sebagian masyarakat menilai lampu hias tersebut dapat membahayakan pengguna jalan karena akan menghilangkan fokus bagi para pengendara.
“Dikhawatirkan jika di pasang lampu hias, malah bisa menghilangkan konsentrasi pengendara, karena kita tahu jembatan itu kerap terjadi kecelakaan”, ujar Oki, salah seorang warga Kelurahan Ranai.
Terkait hal ini, Bupati Natuna Siswandi menegaskan lampu hias jembatan Ranai tidak menyalahi aturan, Bahkan dirinya membandingkan lampu hias jembatan di wilayah kota lainnya.
“Saya rasa tidak menyalahi aturan, kita lihat seperti di kota-kota luar sana, banyak jembatan yang di hias dengan lampu indah”, ujar Siswandi usai meresmikan Lampu Hias Jembatan tersebut. Jum’at, (31/12/2022) malam.
Kendati demikian Siswandi berpesan kepada masyarakat agar memanfaatkan lampu hias ini dalam hal segi positif saja.
“Dengan adanya lampu hias jembatan ini sebenarnya dapat membantu keselamatan para pengguna jalan jika dimanfaatkan dalam hal yang positif”, terangnya.
Sementara Kabid Binamarga Dinas PUPR Natuna mengatakan, lampu hias jembatan bersumber dari APBD 2021, dengan pagu dana sebesar 200 juta rupiah. (Zal).
Sanggahan, koreksi, atau Hak Jawab sesuai UU Pers No. 40/1999 melalui email Redaksi Kepritoday.com: today.kepri@gmail.com












