banyuasin

Jembatan Lubuk Napa, Nagari Batu Kalang, Ambruk

42

PADANGPARIAMAN, Kepritoday.com – Jembatan Lubuk Napa, Nagari Batu Kalang, Kecamatan Padang Sago Kabupaten Padangpariaman, Provinsi Sumatera Barat yang ambruk akibat meluapnya sungai Batang Mangur dikarenakan hujan turun dengan derasnya, bulan Desember 2018 lalu untuk tahun anggaran 2019 belum ada anggaran untuk membangun kembali, disebabkan APBD Padangpariaman defisit di atas 50 milyar .

Hal itu disampaikan Happy Neldy dari Komis II DPRD Padangpariaman. Menurut Happy Neldi, ia sudah turun kelapangan melihat langsung kondisi kerusakan jambatan yang menghubungkan Padang Sago dengan Patamuan.

Dijelaskan Happy Neldi, sengaja turun ke lapangan untuk kroscek dan dijadikan bahan untuk mendesak Bupati Padangpariaman melalui Dinas PUPR supaya dapat dianggarkan pada Tahun Anggaran 2020 mendatang.

Diakui Happy Neldi untuk tahun anggaran 2019 belum bisa dianggarkan karena daerah defisit, lebih dari Rp.50 milyar.

“Kita berusaha mendorong Bupati Padangpariaman supaya menganggarkan pada tahun anggaran 2020”, tutur Happy Neldi yang disebut bakal menjadi Ketua DPRD Padangpariaman pada periode mendatang.

Sementara itu, Ketua Kadin Padangpariaman, Edy P Suardi mempertanyakan pengerjaan konstruksinya. Menurut saya jembatan ini perlu diteliti dulu sebab belum beberapa tahun sudah ambruk. Apakah pengerjaannya sudah sesuai kaidah dokumen kontrak.

“Saya menduga pengerjaan jambatan tidak sesuai kaidah dokument kontrak. Masak belum beberapa tahun kok sudah ambruk”, ujarnya.

Terpisah, Wali Korong Lubuk Napa, Rio Wisepsa mengatakan jembatan itu siap pakainya tahun 1994, artinya sudah 25 tahun. Sebagai sebagai warga atas nama Pemerintahan Nagari Batu Kalang sudah mengajukan proposal untuk normalisasi sungai Batang Mangur dua tahun sebelum jembatan ambruk. Menurut Rio Wisepsa, dana pemeliharaannya mungkin tidak ada, untuk Jembatan Lubuk Napa.

Ditambahkan Edy P Suardi, kalau sudah 25 tahun, minta ganti yang baru saja sama Bupati Padangpariaman atau kerjakan dulu dengan dana darurat. Sebab jembatan itu objek vital yang sangat dibutuhkan dari segala aspek kehidupan masyarakat yang menunjang kelancaran pembangunan ekonomi rakyat.

Ikut mendorong supaya jembatan Lubuk Napa cepat dikerjakan Anggota DPRD Sumatera Barat, Hj. Endarmy, SE, MM. Pemda harus mengutamakan pembangunan jembatan Lubuk Napa, karena ini merupakan kebutuhan yang sangat vital untuk perekonomian masyarakat.

“Saya ikut prihatin belum dibangunnya jembatan Lubuk Napa ini oleh Pemda Padangpariaman”, kata Endarmy yang akrab disapa dengan Nien ini.

Ungkapan senada juga disampaikan Ketua LPM Nagari Batu Kalang, Afrizal, Pemkab Padangpariaman supaya  mempercepat realisasi perbaikan jembatan ini dengan adanya masukan dan desakan setelah salah satu anggota DPRD yang melihat langsung dan bentuk kepedulian dengan perekonomian masyarakat.

“Kita sampaikan terima kasih kepada Anggota DPRD Padangpariaman dari Komisi II dari Fraksi Gerindra Happy Neldi yang telah turun ke lapangan dan diharapkan bisa mendorong Bupati Padangpariaman melalui Dinas PUPR untuk dapat dianggarkan pada Tahun 2020 mendatang”, ujar Afrizal. (Mudawar)

Leave A Reply

Your email address will not be published.