
NATUNA, KEPRITODAY.COM – Pemerintah pusat telah berencana akan melakukan penempatan sementara terhadap ratusan Warga Negara Indonesia (WNI) Wuhan di Kabupaten Natuna.
Berkaitan hal itu, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Dhoni Munardo mengatakan, penempatan sementara bagi WNI Wuhan di Natuna tersebut bukanlah tanpa alasan.
Pasalnya Natuna memiliki tempat pangkalan militer yang dinilai luas, dan berada jauh dari pemukiman masyarakat.
“Karena mereka nanti akan ditempatkan sementara di hanggar milik Lanud RSA, dan disana tempatnya luas, mereka bisa olahraga, bisa lari-lari, yang jelas cukup jauh dari Terminal Bandara sipil,” terangnya.
Lanjut Dhoni, para WNI Wuhan nantinya akan dirawat oleh sejumlah tim khusus medis dari berbagai instansi.
Mereka akan ditempatkan sementara kurang lebih selama 15 hari, sebelum dipulangkan daerahnya masing-masing.
“Ada tim medis gabungan yang diberangkatkan ke Natuna,” ujarnya.
Lanjut Dhoni menegaskan, para WNI Wuhan yang akan dievakuasi bukanlah warga yang terserang atau pengidap penyakit Corona.
Karena hingga saat ini, WHO telah menetapkan sejumlah aturan, bahwasanya bagi yang positif mengidap penyakit Corona, dilarang keluar dari Wuhan.
“Mereka di Wuhan juga diperiksa kesehatannya dari sejumlah Tim Medis gabungan dari seluruh dunia, mereka yang akan dievakuasi itu sudah dipastikan sehat semua, hanya saja mereka butuh penempatan sementara 2 minggu,” pungkasnya. (Zal).
Jika ada pihak yang keberatan atau merasa dirugikan oleh pemberitaan di atas, Anda dapat mengirimkan sanggahan, koreksi, atau Hak Jawab sesuai UU Pers No. 40/1999 melalui email Redaksi Kepritoday.com: today.kepri@gmail.com











Komentar