BNN Provinsi Kepri, Musnahkan 4.820 Gram Sabu Sepanjang April Hingga Mei 2016

IMG-20160609-WA0009

BNNP Kepri Saat Menggelar Konferensi Pers di Aula Kantor BNNP Kepri

BATAM, Kepritoday.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kepri, hari ini mengadakan kegiatan pemusnahan Narkotika jenis sabu dengan total 4,820 gram, dari 5 kasus yang berhasil diungkap sepanjang April hingga Mei 2016.

Dari barang bukti 4,407 gram yang dimusnahkan 413 gram disisihkan untuk keperluan laboratorium dari 5 kasus tersebut. Kronologis dari Dari 5 kasus perkara yaitu, kasus pertama, hasil tangkapan dari tersangka S (44) Warga Negara Indonesia (WNI), BNNP mengamankan 94 gram sabu yang disimpan disaku celana tersangka TKP pinggir Kampung Nelayan Tanjung Uma, Batam. pada hari jumat pukul 10.00 wib.

Kasus kedua, pada hari rabu. (04/05) BNNP berhasil mengamankan 2 paket sabu seberat 151 gram yang dibawa oleh tersangka MR (23) WNI dipinggir jalan Top 100 Tembesi Batam.

Kasus ketiga, peredaran gelap narkotika dari dua tersangka HJ (41) dan K ( 32) dan dari kedua tersangka, petugas BNNP Kepri berhasil mengamankan 2 paket sabu seberat 104 gram beserta timbangan digital. selasa malam (10/05) lalu.

IMG-20160609-WA0011

Barang Bukti Sabu seberat 4,820 gram yang diamankan BNNP Sepanjang April Hingga Mei 2016 dan Para Tersangka

Kasus keempat,BNNP Kepri (11/05) mengamankan 4 orang tersangka yaitu J (30),MY (33),Y(40),MA (37) semuanya Warga Negara Indonesia dari para tersangka BNNP Kepri menyita 246 gram sabu dengan TKP Kampung Tanjung Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Belakang Padang, Batam

Kasus kelima, peredaran Narkoba berikutnya bahwa BNNP Kepri mengembangkan penyelidikan dari kasus-kasus ketiga dan telah dilakukan pengungkapan kasus di Belakang Padang, pada hari rabu (11/05) lalu, BNNP Kepri menangkap seorang bandar Narkoba yaitu, F (45) WNI dengan barang bukti sabu seberat 4,235gram TKP Kampung Bugis, Batu Gajah, Kelurahan Seikanak Raya, Kecamatan Belakang Padang Batam,

Menurut Kabid Pemberantasan Narkotika Nasional Provinsi Kepri, AKBP Bubung Pramiadi, mengatakan, mereka, para tersangka ini, adalah anak-anak pulau yang dimanfaatkan oleh orang Malaysia untuk mengambil barang untuk diantar oleh orang Malaysia yang sudah ada di Batam, karena mereka bukan amatiran untuk mengedarkan sabu tersebut akhirnya mereka kena tangkap.

” Dari barang bukti sabu yang kita musnah kan ini dengan total jumlah seberat 4,820gram tersebut kita bisa menyelamatkan 24,145 jiwa jadi perbandingan nya 1 gram untuk 5 orang.” Kata Bubung, saat memberikan keterangan pers di Aula Kantor BNNP Kepri.

Atas perbuatan para tersangka kasus pertama dan kedua dikenakan pasal 114 ayat (2), pasal 112 ayat (2),UU RI no.35 tahun 2009, sementara untuk kasus ketiga, keempat dan kelima, dikenakan pasal 114 ayat (2) juncto pasal 132 ayat (1) dengan ancaman maximal hukuman mati atau seumur hidup. (andri)

Top