Kepritoday.com – Tim gabungan Bea Cukai dan Polri sukses menggagalkan peredaran sabu Langsa seberat 14 kilogram di Kota Langsa, Aceh, pada Kamis (11/9). Penindakan ini berawal dari informasi Satgas Narcotic Investigation Center (NIC) Bareskrim Polri tentang dugaan pengiriman narkotika melalui jalur darat.
Kepala Bea Cukai Langsa, Dwi Harmawanto, menjelaskan operasi gabungan dilakukan oleh NIC Bareskrim Polri, Direktorat Interdiksi Narkotika Bea Cukai, Kanwil Bea Cukai Aceh, Bea Cukai Langsa, serta Polres Langsa. “Tim melakukan sharing informasi dan joint analysis setelah menerima laporan awal,” kata Dwi.
Analisis intelijen menunjukkan sabu akan diangkut dengan mobil barang jenis pick up. Pada Senin (8/9), tim gabungan melakukan penyergapan di Jalan Medan–Banda Aceh, Alue Pineung, Kota Langsa. Hasilnya, ditemukan satu karung berisi 14 bungkus sabu dengan total berat sekitar 14 kilogram.
Selain sabu, tim juga menyita satu unit mobil pick up, satu ponsel, dan mengamankan pengemudi berinisial MD (30). Barang bukti dan tersangka dibawa ke kantor Bea Cukai Langsa untuk pemeriksaan. “Dari hasil perhitungan, sabu ini setara dengan penyelamatan 70 ribu jiwa,” tambah Dwi.
Sabu seberat 14 kilogram itu ditaksir bernilai Rp111,9 miliar. Jumlah besar ini menjadi bukti upaya jaringan narkoba masih mencoba memanfaatkan jalur darat Aceh sebagai lintasan distribusi. Namun sinergi Bea Cukai dan Polri berhasil menggagalkan rencana itu.
Barang bukti kini sudah diserahkan ke NIC Bareskrim Polri untuk proses hukum lebih lanjut. Sementara MD terancam hukuman berat sesuai UU Narkotika dengan ancaman penjara puluhan tahun.
Dwi menegaskan operasi ini bukti nyata Bea Cukai sebagai community protector. “Kami berkomitmen terus melakukan penindakan terhadap narkotika untuk wujudkan astacita Presiden. Bea Cukai Langsa hadir demi masyarakat bebas narkoba dan Indonesia Bersih Narkoba,” katanya.
Bea Cukai Langsa yang sudah berstatus Zona Integritas Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (ZI-WBBM) dari Kemenpan-RB menegaskan akan terus memperkuat sinergi dengan aparat hukum. Tujuannya menjaga generasi bangsa dari ancaman narkotika.
Source: beacukai.go.id







