Ulasan Samsung Galaxy Z Flip 7: Desain Lipat Modern Dengan Fitur Unggul

Kepritoday.comSamsung Galaxy Z Flip 7 membawa banyak pembaruan yang membuatnya terasa sebagai ponsel lipat paling matang dari Samsung sejauh ini. Layar dalam yang luas, layar penutup praktis, serta desain ramping membuat perangkat ini menonjol di kelasnya. Namun, meskipun menawarkan inovasi besar, Flip 7 masih hadir dengan kompromi yang perlu dipertimbangkan.

Desain Dan Tampilan

Galaxy Z Flip 7 hadir dengan layar internal AMOLED 6,9 inci yang cerah dan tajam, membuat pengalaman menonton video maupun bermain gim terasa menyenangkan. Lipatan di layar hampir tidak terlihat saat dipakai, sehingga tidak mengganggu interaksi. Samsung juga membesarkan layar penutup menjadi 4,1 inci dengan bezel sangat tipis. Kamu bisa menjalankan hampir semua aplikasi di layar depan ini, termasuk menonton TikTok atau membuka peta tanpa perlu membuka ponsel.

Dari sisi desain, Flip 7 lebih kecil dan ringan daripada Galaxy S25 Ultra, meski ukuran layarnya sama besar. Pilihan warna lebih terbatas dibanding generasi sebelumnya, hanya empat varian: mint, red, jet black, dan blue shadow. Meski sederhana, tampilannya tetap mewah dengan finishing khas lini Galaxy terbaru.

Harga menjadi salah satu daya tarik. Galaxy Z Flip 7 dibanderol Rp17,7 juta (konversi dari $1.099), sama dengan pendahulunya Flip 6. Menariknya, harga ini lebih murah daripada Motorola Razr Ultra 2025 yang mencapai sekitar Rp20,9 juta. Jika dibandingkan iPhone 16 Pro Max, Flip 7 juga lebih terjangkau.

Kamera Dan Performa

Samsung melengkapi Flip 7 dengan kamera utama 50 MP dan ultra wide 12 MP. Meski tidak ada lensa telefoto, hasil foto tetap memuaskan. Mode portrait mampu memisahkan subjek dengan latar belakang yang cantik, sementara mode makanan menghadirkan warna yang menggoda. Fitur pengeditan berbasis AI juga sangat efektif saat menghapus objek dari foto.

Trik paling menarik ada pada penggunaan layar penutup sebagai viewfinder. Kamu bisa mengambil selfie dengan kamera utama resolusi penuh. Hasil foto lebih tajam daripada kamera depan standar, dan ini menjadikan Flip 7 unggul dalam fotografi sehari-hari. Kekurangannya, ketiadaan lensa zoom membuatnya kalah dibanding ponsel flagship lain yang menawarkan telefoto hingga 3x.

Untuk performa, Flip 7 menggunakan chipset Exynos 2500, bukan Snapdragon 8 Elite seperti seri Galaxy lain. Hal ini membuat kinerjanya sedikit tertinggal, terutama dalam gim berat, dibanding Motorola Razr Ultra. Meski begitu, Samsung mengimbanginya dengan One UI 8 yang penuh fitur, plus jaminan 7 tahun pembaruan Android dan keamanan.

Sayangnya, baterai masih menjadi titik lemah. Meski kapasitasnya ditingkatkan, daya tahan belum memuaskan. Dibandingkan Moto Razr Ultra yang lebih tebal namun tahan lama, Flip 7 terasa boros. Jika kamu sering beraktivitas seharian tanpa akses pengisian, ini bisa jadi masalah.

Namun, kelebihan Flip 7 tetap kuat: layar internal lega, layar penutup multifungsi, fitur kustomisasi luas, hingga integrasi Samsung DeX yang membuat ponsel berfungsi seperti PC mini. Dibanding kompetitor, ponsel ini lebih fleksibel untuk kebutuhan produktivitas dan hiburan.