Lawan Covid-19, Kapolres Natuna Berikan Tali Asih Kepada Sejumlah Wartawan

Lawan Covid-19, Kapolres Natuna Berikan Tali Asih Kepada Sejumlah Wartawan

NATUNA, KEPRITODAY.COM – Kapolres Natuna AKBP Ike Krisnadian bersama jajarannya, memberikan tali asih berupa sembako kepada sejumlah wartawan yang tergabung dalam Aliansi Jurnalis Online Indonesia (AJOI) Natuna.

Sebelumnya Kapolres Ike yang didampingi Kabag Ops Polres Natuna, Kompol Hendrianto, dan Kapolsek Bunguran Timur Kompol M Sibarani mengunjungi Kantor Ajoi Natuna, yang terletak di Jl. H. Adam Malik, Kelurahan Bandarsyah, Kecamatan Bunguran Timur. Kamis, (16/04/2020) petang.

Dalam kesempatan tersebut Kapolres Ike mengatakan, wartawan saat ini dinilai juga rentan akan terpapar Covid-19, terutama pada saat melakukan peliputan dilapangan.

Dengan demikian, Ia berharap para wartawan senantiasa menjaga kesehatan guna terhindar dari wabah Covid-19.

Lebih lanjut Ike berharap, wartawan dapat menjadi sumber informasi yang baik bagi masyrakat, terutama mengenai wabah Covid-19.

Lawan Covid-19, Kapolres Natuna Berikan Tali Asih Kepada Sejumlah Wartawan

Selain itu, para wartawan juga dituntut dapat mensosialisasikan kepada masyarakat, tentang sejumlah himbauan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat maupun daerah dalam upaya memutus rantai Covid-19.

“Sama-sama kita himbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas ngumpul-ngumpul, karena kami juga punya batas kemampuan. Semoga melalui para wartawan, dapat mengingatkan masyarakat tentang himbauan yang telah ditetapkan Pemerintah,” ujar Ike

Masih kata Ike, meski Natuna dinilai tergolong nihil akan wabah Covid-19, pihaknya tetap melakukan upaya pencegahan seperti mengecek para penumpang kapal yang turun di Natuna, dan melakukan patroli siang maupun malam.

“Meski masih nihil, ada 200 orang lebih ODP di Natuna, terutama orang-orang yang baru datang di Natuna melalui Kapal-Kapal penumpang,” pungkasnya.

Sementara Kabag Ops Polres Natuna Kompol Hendrianto, juga menyayangkan sikap Ketua Gugus Tugas Covid-19 Natuna, yang tidak melibatkan semua unsur.

Paslanya kata Hendrianto, Natuna saat ini masih banyak sarana dan prasarana yang harus dipenuhi oleh tim Gugus Tugas sendiri.

Ruang perawatan yang ada saat ini hanya 12, apakah cukup? Dan tenaga pemandian dan tenaga sholat jenazah untuk korban Covid belum ada, dan itu haru ada pelatihannya,” pungkas Hendrianto. (Zal).

Jika ada pihak yang keberatan atau merasa dirugikan oleh pemberitaan di atas, Anda dapat mengirimkan sanggahan, koreksi, atau Hak Jawab sesuai UU Pers No. 40/1999 melalui email Redaksi Kepritoday.com: today.kepri@gmail.com