Ketua DPRD Kepri, Ajak Masyarakat Menghentikan Peredaran Narkoba di Kepri

Ketua DPRD Kepri, Ajak Masyarakat Menghentikan Peredaran Narkoba di Kepri
Ketua DPRD Provinsi Kepri, Jumaga Nadeak, SH, berkomentar terkait maraknya peredaran narkoba

BATAM, Kepritoday.com – Dalam kegiatan pemusnahan narkotika yang diadakan oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi Kepri, turut hadir, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Riau, dan menyaksikan secara langsung mekanisme pemusnahan barang haram tersebut.

Adapun mekanisme pemusnahan, dilakukan dengan cara, sabu dimasukan kedalam drum berisi air panas, dan sabu tersebut dimasukan, terus diaduk hingga merata dengan air tersebut. Sedangkan untuk pemusnahan ekstasi adalah, dengan cara butiran-butiran ekstasi dimasukan dalam blender berisi air yang sudah disiapkan, kemudian ekstasi tersebut diblender, seperti membuat juice, dan setelah itu dimasukan kedalam drum yang sudah bercampur sabu tersebut, finishingnya dibuang ke Closet yang sudah disiapkan.

Dalam hal ini, menurut Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Riau, Jumaga Nadeak, SH, bahwa, peredaran narkotika di Kepri ini terjadi, hanya di dua pintu, yang pertama, melalui udara dan yang kedua, di pelabuhan laut.

Ditambahkannya, di Kepri sendiri pelabuhan laut begitu banyak, seperti, pelabuhan Internasional dan pelabuhan ilegal atau dikenal dengan pelabuhan tikus, nah, kalau bisa, ditinjau ulang lagi semua pelabuhan itu, contohnya, pelabuhan tikus ditutup, dan pelabuhan laut dikurangi supaya BNN dapat fokus dalam menjalankan pengawasan terhadap masuknya narkotika di Kepri ini.

” Nah satu-satu jalan adalah bagaimana mencegah itu pintu masuk, yang di maksud pintu masuk itu adalah pelabuhan laut dan bandar udara, nah kalau bisa dikurangilah.” Kata Jumaga.

Dijelaskan Jumaga, contohnya, Singapura saja dikurangi pelabuhannya, nah, untuk Batam ini ada delapan pelabuhan, tidak mungkin delapan pelabuhan tidak bisa dikurangi, pikirkan dong masa depan dari pada warga, jangan hanya perdagangan saja dipikirkan, jangan hanya industri saja yang dikembangkan, warga juga harus dipikirkan. Imbuhnya, saat ditemui sesudah ekspose pemusnahan narkotika di Gedung BNNP Kepri. (04/10).

” Mau jadi apa nanti negara kita ini, seperti di Kepri ini, kalau seandainya narkoba sudah merajalela. Nah, inilah yang harus dipikirkan bersama, baik itu oleh instansi pemerintah maupun masyarakat, mari sama-sama untuk membasmi narkoba.” Ucapnya.

Saat disinggung maraknya Imigran yang mencari suaka di Batam, Jumaga menjelaskan, bahwa terkait maraknya imigran di kota Batam ini, kita sudah sampaikan kepada DPRD kota Batam dan Walikota  Batam, supaya diurus perpindahannya dan ini merusak juga pemandangan, jangan terlalu baik kita, negara berdaulat ini, pindahkan mereka dari Batam ini bagaimana caranya, minta sama Imigrasi tapi dengan catatan bersikap manusiawi.” Paparnya. (And)

 

Sanggahan, koreksi, atau Hak Jawab sesuai UU Pers No. 40/1999 melalui email Redaksi Kepritoday.com: today.kepri@gmail.com