Ini dia Alat Penyelamatan Canggih Milik KPP Natuna!

Ini dia Alat Penyelamatan Canggih Milik KPP Natuna!

NATUNA, KEPRITODAY.COM – Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Natuna kembali terima alat penyelamatan canggih, yakni bernama Direction finder (DF).

Kecanggihan alat DF diketahui mampu mencari arah yang digunakan untuk melacak Emergency Position Indicating Radio Beacon (EPIRB) sinyal yang terpasang pada kapal laut.

Bagian penyusun Standarisasi Komunikasi Basarnas, Komang Agus Eka Cahyadi, di kantor KPP Natuna menjelaskan, keberadaan Direction Finder ini nantinya akan dioperasikan   petugas yang telah ditentukan oleh  setiap Satker KPP.

Dikatakan Komang Agus, DF ini sendiri dapat langsung terkonektivitas pada radio Beacon yang terpasang disetiap kapal laut.

“Alat ini nantinya akan otomatis bekerja saat mendapatkan sinyal dari EPIRB yang terpasang dikapal bila kapal mengalami musibah dilaut, karena alat radio beacon juga akan otomatis bekerja memancarkan sinyal saat kapal mengalami bencana,” ujarnya. Senin, (23/12/2019) petang.

Lanjut Komang Agus, alat DF diakuinya belum dimiliki oleh semua KPP. “Banyak pertimbangan, salah satunya kenapa Natuna bisa dapat, karena Natuna merupakan wilayah perbatasan,” imbuhnya.

Sementar Kepala KPP Natuna, Mexianus Bekabel S.Sos disela – sela pelatihan penggunaan DF tersebut mengungkapkan, sejauh ini beberapa musibah kapal dilaut Natuna dapat diatasi berdasarkan adanya pancaran sinyal dari EPIRB yang terpasang dikapal.

“Berhubungan kemarin kita belum memiliki Direction finder, maka kita  masih kesulitan guna memastikan titik lokasi musibah”, ujarnya.

Direction Finder  berfungsi untuk melacak arah kapal melalui sinyal yang dipancarkan oleh Emergency Position Indicating Radio Beacon yang terpasang di kapal.

Selama sinyal EPIRB masih terus terpancar, maka kapal akan dapat terlacak, sehingga kapal dapat diselamatkan.

Namun sayangnya kata Mexi, mengingat alat EPIRB mudah dipindah tangankan, alat ini memiliki kelemahan mudah berpindah tempat.

_Akan tetapi pihak Basarnas akan segera mengamankan alat EPIRB bila menemukan adanya penyalahgunaan EPIRB,” pungkasnya.

Lanjut Mexi, diharapkan para pemilik kapal dan Nahkoda di wilayah Kerja KPP Natuna, Natuna dan Anambas dapat segera mendaptarkan kapal secara online, dan memasang EPIRB disetiap kapal. (Zal).