Heru Winarko : P4GN Diharapkan Bisa Berkembang Di Kepri

20
Kepala BNN Pusat Komjen Pol Heru Winarko (tengah) di dampingi Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo, Anggota DPRD Kepri Taba Iskandar,dan Kepala BNNP Kepri Brigjen Pol Richard Nainggolan saat menjawab pertanyaan awak media.

BATAM, Kepritoday.com – Komjen Pol Heru Winarko Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama rombongan yang hadir di acara penandatanganan nota kesepahaman dengan BP Batam, memberikan sosialisasi tentang perkembangan peredaran gelap narkotika di tanah air. Selesai MoU dengan BP Batam, kepala BNN menjawab pertanyaan awak media seputar kegiatan sosialisasi dan peredaran Narkotika.

“Saya mengharapkan di BP Batam ini bersama dengan Pemko kita masing-masing mempunyai tugas pokok masing-masing, saya mengharapkan pertama yaitu Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) ini bisa berkembang seperti di pelabuhan-pelabuhan maupun bandara, disini ada anggota dewan provinsi, saya juga mengharapkan di buat perda untuk P4GN ini. Jadi kita fokuskan hingga ke pedesaan-pedesaan, masyarakat pesisir paham tentang bahayanya narkoba, sehingga mereka punya ketahanan supaya bila ada barang-barang masuk ke lingkungan nya bisa tahu itu narkoba atau bukan,” kata Heru, Jumat (27/07/2018).

“BNN dengan negara-negara asing bekerjasama terutama untuk sharing -sharing informasi, dan ini efektif karena banyak yang kita tangkap ini informasi dari mereka;” ujar Heru saat menjawab pertanyaan wartawan jawa post.

“Begitu juga kita bekerja sama dengan BNN nya di Malaysia, dengan Singapura juga, kita jalin komunikasi dengan mereka dan mungkin dalam dua bulan atau minggu depan kita akan berkunjung kesana kerjasama disana, pada intinya masalah narkoba ini masalah semua negara, jadi mereka juga bagaimana memprotek negaranya dan juga lakukan sharing-sharing,” jelasnya.

“Pengguna narkoba paling banyak di wilayah Sumatera dan Jawa, yang pertama di DKI, kedua Kepri. Kepri ini belum nomor satu untuk pengguna narkoba, tapi kemungkinan bisa besar di Kepri ini,kalau tidak memprotek. Pintu masuk tapi penduduk di Kepri ini cukup makmur dan ini target juga,” terang Heru.

“Kita bagaimana warga Batam khususnya di Kepri ini jangan kena narkoba, di mulainya ini masyarakat harus mengetahui apa itu narkoba, efek menggunakan narkoba itu ada empat jenis/ketagori. Pertama depresion yang membuat orang depresi, kedua stimulan atau meningkatkan semangat, ketiga halusinasi dan yang ke-empat adiktif atau ketergantungan.” pungkasnya. (And/Osr).

Leave A Reply

Your email address will not be published.