
NATUNA, KEPRITODAY.COM – Kepulauan Natuna memiliki Wisata paling indah yang termasuk salah satu daerah Geopark Nasional di Provisi Kepri dan menjadi perhatian SKK Migas Sumbagut bersama Medco E&P Natuna Ltd dan Premier Oil Natuna Sea B.V.
Dengan pengembangan Geopark Natuna, yang termasuk wilayah Operasi Hulu Migas, merupakan langkah untuk mewujudkan UNESCO Global Geopark.
Kabupaten Natuna ibarat Berlian di Perbatasan Utara Indonesia. Pemerintah pusat pun menetapkan Natuna sebagai kawasan Geopark Nasional.
Penetapan Natuna sebagai kawasan Geopark Nasional ini diterbitkan oleh Komite Nasional Geopark Indonesia di Pongkor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, akhir November 2018 silam.
Sedikitnya, ada 8 geosite yang masuk dalam Geopark Natuna, yaitu Pulau Akar, Batu Kasah, Gunung Ranai, Pantai Gua, Kamak, Pulau Senua, Pulau Stanau, Senubing, dan Tanjung Datuk.

Baru-baru ini SKK Migas Sumbagut Medco E&P Natuna Ltd dan Premier Oil Natuna Sea B.V. melalui dana CSR membangun sebuah pintu gerbang indah di salah satu Geosite Natuna yakni Batu Kasah.
Pintu gerbang masuk wisata Batu Kasah berhiaskan batu-batu besar dan panorama lampu, terpampang indah di mata setiap pengunjung yang hendak memasuki lokasi Batu Kasah.
Dilansir dari skkmigas.go.id, Wakil Bupati Natuna, Ngesti Yuni Suprapti mengatakan kontribusi Satuan Kerja Khusus (SKK) Migas bersama Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) tidak hanya melalui Program Pengembangan Masyarakat (PPM) saja akan tetapi juga melalui Dana Bagi Hasil (DBH).
Salah satunya ungkap Ngesti Yuni Suprapti dengan membangun sebuah pintu gerbang raksasa di objek wisata Batu Kasah, Kecamatan Bunguran Selatan.
Ngesti menjelaskan, Kegiatan-kegiatan KKKS di Kabupaten Natuna sangat bermanfaat bagi pemerintah daerah maupun masyarakat, terutama dari sisi ekonomi dan wisata.
SKK Migas bersama KKKS sebut Ngesti terus melakukan berbagai kegiatan yang bersifat positif, tanpa mengambil alih fungsi dan kewenangan pemerintah.
Pemerintah Kabupaten Natuna terang Ngesti Yuni Suprapti selalu mendukung kegiatan SKK Migas, baik berupa eksplorasi maupun eksploitasi, sehingga KKKS berjalan dengan aman dan lancar.
“SKK Migas bersama KKKS Medco E&P Natuna dan Premier Oil Natuna Sea B.V berkomitmen untuk terus melakukan upaya positif membantu pemerintah daerah Natuna dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Ngesti
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Natuna, Hardinansyah mengatakan, sebagai daerah perbatasan yang masuk dalam jajaran Geopark Nasional, tentunya suatu anugerah yang tak ternilai dan mesti didukung.
Selain itu ujar Hardinansyah, Geopark Natuna juga mendorong serta meningkatkan kunjungan wisatawan, baik dari dalam daerah maupun luar daerah.
“Untuk itu, mari kita satukan persepsi agar kawasan Geopark Nasional ini tetap terjaga dan dilestarikan. Karena Geopark Natuna ibarat Berlian di Perbatasan Utara Indonesia,” pungkas Hardinansyah.
Sebelumnya SKK Migas bersama KKKS Medco E&P Natuna dan Premier Oil Natuna Sea BV telah melaksanakan berbagai PPM melalui tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR), diantaranya membangun arena bermain di lokasi Pantai Piwang, Ranai. Kemudian membangun pelantar pelabuhan di Pulau Laut, membangun jogging trek di lokasi pantai Piwang, hingga membangun taman bacaan di Batubi, serta membangun gazebo Bukit Gundul di Kecamatan Bunguran Timur Laut. (Zal)
Jika ada pihak yang keberatan atau merasa dirugikan oleh pemberitaan di atas, Anda dapat mengirimkan sanggahan, koreksi, atau Hak Jawab sesuai UU Pers No. 40/1999 melalui email Redaksi Kepritoday.com: today.kepri@gmail.com












