Sah! Kini Kampung Pelimpak Laut Di Nobatkan Sebagai Kampung Pancasila

 

NATUNA, Kepritoday.com – Koramil 06/Serasan bersama PAC Pemuda Pancasila Se-Kecamatan Serasan, Polsek Serasan, Posal dan masyarakat menggelar deklarasi bersama kampung Pancasila di Kelurahan Serasan, Kecamatan Serasan, Kabupaten Natuna.

Kegiatan ini dihadiri Camat Serasan, Danramil 06/Serasan, Kapolsek Serasan, para ketua PAC Pemuda Pancasila, para kades, tokoh lintas agama, tokoh adat, tokoh pemuda, dan sejumlah masyarakat setempat.

Deklarasi yang dilakukan dengan pengguntingan pita oleh Danramil 06/Serasan ini sebagai tanda pencanangan kampung Pelimpak yang telah di nobatkan sebagai kampung Pancasila dengan berbagai pertimbangan.

“Adanya kampung Pancasila ini untuk membangkitkan kembali nilai-nilai luhur Pancasila sebagai dasar berbangsa dan bernegara”, ucap Danramil 06/Serasan, Letda Arh. Herman.

Letda Herman menilai, melalui berbagai pertimbangan, pihaknya bersama Ormas Pemuda Pancasila sepakat memilih kampung Pelimpak untuk di canangkan sebagai kampung Pancasila.

Kampung Pelimpak sendiri dinilai memiliki sikap toleransi terhadap keberagaman agama, suku, ras dan budaya yang cukup tinggi dalam meningkatkan persatuan dan kesatuan.

“Kampung Pelimpak ini dijadikan kampung Pancasila karena merupakan desa yang sangat majemuk terdiri dari berbagai macam agama tetapi sangat rukun dan damai”, terangnya.

Sementara ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Serasan, Hailani dalam sambutannya mengatakan kampung Pancasila adalah upaya bersama untuk menangkal dan membetengi segala bentuk perilaku yang dapat merusak kebhinekaan NKRI.

“Pancasila merupakan lambang dasar Negara Indonesia sebagai simbul bangsa yang di dalamnya memiliki arti dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika”, ucapnya.

Sementara Camat Serasan, Rama mengucapkan apresiasi yang setinggi-tingginya khususnya kepada Koramil 06/Serasan dan Ormas Pemuda Pancasila dengan inisiatif pencanangan kampung Pelimpak sebagai kampung Pancasila.

“Kita semua penuh perbedaan karena perbedaan itu penting tetapi bukan berarti kita bermusuhan akan tetapi dengan perbedaan kita harus bersatu dan lebih rukun karena kita merupakan warga negara Indonesia yang terbingkai dengan bhineka tunggal ika”, pungkas Rama. (Zal).

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.