BP Batam Gelar Bedah Ekonomi Batam Triwulan I/2018 di Grand I Hotel Batam

Staf Khusus BP Batam Panusunan Siregar dalam presentasi di acara Membedah dan Menyikapi Pertumbuhan Ekonomi Batam Triwulan I/2018 di Ballroom Grand I Hotel Batam

BATAM, Kepritoday.com – Panusunan Siregar Staf Khusus BP Batam dalam acara “Membedah dan Menyikapi Pertumbuhan Ekonomi Batam Triwulan I/2018” yang di gelar BP Batam pada hari Rabu (04/07), di Ballroom Grand I Hotel Batam dalam presentasi nya menyampaikan bahwa,Mesin penggerak ekonomi Kepri di tahun 2017 terhambat, ada gangguan,sehingga kecepatannya melambat. Melalui pertemuan kita ini,setelah melihat paparan-paparan dari masing-masing yang ada akan menyikapi bagaimana pertumbuhan ekonomi Kepri,Batam secara khususnya bisa melaju lebih kencang lagi.

“Dalam hal ini presentasi saya akan lebih menggembirakan, karena akan saya tunjukan kepada semua,apa yang mendorong pertumbuhan ekonomi kita triwulan I kemarin koq bisa melaju kencang sampai 4,47 persen. Yang pada tahun kemarin tahun 2017 hanya 2,21 persen,”kata Panusunan Siregar.

“Dengan melihat capaian triwulan I tahun 2018 ini, maka saya harapkan semua stakeholder termotivasi dan terdorong untuk mengambil bagian masing-masing. Melalui forum ini kita sadar memiliki tanggung jawab bersama seperti apa yang di sampaikan Bapak Kepala BP Batam bahwa, perekonomian kepri tidak bisa dilakukan oleh sendiri-sendiri,tetapi harus bersama secara bersinergi,” jelas Panusunan Siregar.

Untuk triwulan II sudah dalam proses perhitungan BPS,yang tinggal menunggu pengumumannya nanti di awal Agustus 2018,nah sekarang masih ada dua triwulan lagi adalah yang bisa kita lakukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi tersebut.

Berdasarkan hasil paparan/uraian di atas, ada beberapa catatan yang menjadi perhatian dan perlu ditindaklanjuti, yaitu:

1) Pertumbuhan Ekonomi Kepri dalam 3 triwulan terakhir sudah mulai menunjukkan percepatan, namun belum secepat yang diharapkan. Oleh karena itu, perlu upaya kerja keras dan fokus pada kegiatan kegiatan pendorong.

2). Penggerak utama perekonomian Kepri adalah non-migas yang notabene digerakkan oleh sektor industri pengolahan, sudah mulai menunjukkan
kegairahan dan tentunya harus dipacu lagi. Untuk itu, 5 sub-sektor mesin penggerak utama industri pengolahan sebagaimana telah diuraikan sebelumnya, harus menjadi fokus perhatian.

3). Dengan modal awal pertumbuhan sebesar 4,47 % pada triwulan I/2018 dan mengacu pada capaian triwulan I/2016 sebesar 4,21 %, ada optimisme bahwa perekonomian Kepri bisa tumbuh pada kisaran 5 %.

4). Agar target pertumbuhan 5 % dapat tercapai, maka skenario target triwulanan yang telah disajikan, boleh dijadikan pedoman dan tuntunan (pathway) dalam pengawalan.

Acara Membedah dan Menyikapi Pertumbuhan Ekonomi  Batam Triwulan I/2018  ini di hadiri oleh Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo beserta jajaran, Kepala Bank Indonesia Perwakilan Kepri Gusti Raizal,Ketua Kadin Batam Jadi Rajagukguk, Apindo Batam serta para pelaku usaha dan stakcholder Batam Kepri. (Tri/Osr).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top