
PADANG PARIAMAN, Kepritoday.com – Tim 33 Safari Ramadhan 1443 H/2022 M Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman yang diketuai oleh Plt Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran, Marsidi mengunjungi Masjid Ambacang Gadang, Nagari Lurah Ampalu, Kecamatan VII Koto Sungai Sariak, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, Rabu (6/4) malam.
Tim tersebut juga diikuti oleh seluruh Kabid, Kasi dan Kasubbag serta staf Pol PP dan Damkar Padang Pariaman, Camat VII Koto Sungai Sariak, Nini Arlin, Kepala KUA VII Koto Sungai Sariak, Almanar dan Forkopimca VII Koto Sungai Sariak.
Pada kesempatan tersebut, Marsidi mengatakan, sesuai instruksi Bupati Suhatri Bur, Pemkab Padang Pariaman tahun 2022 ini membentuk 34 Tim Safari Ramadhan. Semua tim itu akan mengunjungi masjid dan mushala di setiap kecamatan dan nagari di Padang Pariaman.
“Tujuan kehadiran Tim Safari Ramadan ini untuk membangun silaturahim dan komunikasi dengan masyarakat, sambil menjelaskan apa saja program yang telah dan akan dilakukan Pemkab Padang Pariaman, sekaligus ajang menampung aspirasi masyarakat yang nantinya akan diakomodir Pemkab”, kata Marsidi.
Bulan Ramadhan adalah bulan pengampunan, kata Marsidi, untuk itu mari kita perbanyak beristighfar, minta ampun kepada Allah atas segala dosa yang dilakukan selama ini. Bagi pengelola objek wisata dan tempat-tempat hiburan, agar meninggalkan kegiatan yang mengakibatkan terganggunya ibadah puasa Ramadhan.
“Mari kita berantas dan kita waspadai penyakit masyarakat seperti perjudian ataupun toto gelap, pemakaian segala jenis narkoba, minuman keras, pornografi/pornoaksi serta warung remang-remang. Kalau ada kegiatan tersebut, silahkan laporkan kepada kami, Satpol PP siap menindaklanjutinya”, tegas Marsidi.
Ia juga menjelaskan tentang visi Padang Pariaman Berjaya. BERJAYA adalah Unggul (BE)rkelanjutan (R)eligius, Se(JA)htera Berbuda(YA). Visi ini merupakan cita-cita, semangat serta tekad Kabupaten Padang Pariaman menjadi kabupaten terbaik dalam segala aspek dan menjadi kabupaten/kota terdepan di Sumatera Barat.
“Unggul Berkelanjutan adalah suatu tekad menjadikan Kabupaten Padang Pariaman maju selangkah dibandingkan daerah lain dalam segala hal yang dilaksanakan secara berkelanjutan. Sedangkan Religius adalah menjaga kondisi masyarakat yang menjunjung tinggi norma agama, berpegang teguh pada ajaran agama dan menjadikan agama sebagai pondasi dalam kehidupan sehari-hari”, paparnya.
Sementara Sejahtera, lanjut Marsidi, adalah membangun kondisi masyarakat yang mencapai taraf hidup layak di sektor ekonomi, pendidikan, kesehatan dan sosial budaya. Sedangkan untuk kata Berbudaya adalah menjaga kondisi masyarakat yang mempertahankan adat istiadat sebagai warisan nenek moyang terdahulu.
“Dalam satu tahun kepemimpinan Suhatri Bur-Rahmang sejak dilantik tanggal 26 Februari 2021, sebagaimana yang kita ketahui bersama roda pemerintahan yang dijalankan pada masa ini bergelut dengan wabah Pandemi Covid-19 yang penuh dengan berbagai tantangan dan mempengaruhi berbagai aspek kehidupan”, tambah Marsidi.
Kendati masih dihadapkan pada persoalan yang kompleks, lanjutnya, namu kita patut bersyukur di masa Pandemi Covid 19 ini, Padang Pariaman dalam satu tahun terakhir banyak meraih penghargaan bergengsi baik dari pemerintah pusat maupun provinsi Sumatera Barat. Salah satunya, penghargaan Smart City dari Kementerian Komunikasi dan Informatika pada Dimensi Smart Branding. Di samping penghargaan lainnya di bidang Pelayanan Publik, Kesehatan dan Pariwisata serta Baznas.
“Yang terbaru, Pemkab Padang Pariaman menerima Penghargaan Anugerah Nasional Sahabat Pers dari Serikat Media Siber Indonesia (SMSI)”, tutupnya.
Tim 33 Safari Ramadhan yang dipimpin Marsidi juga menyerahkan bantuan dari Pemkab Padang Pariaman berupa uang senilai Rp.5 juta yang diserahkan secara simbolis dan bantuan lima Al Quran secara langsung kepada Pengurus Masjid Ambacang Gadang. (MM)
Sanggahan, koreksi, atau Hak Jawab sesuai UU Pers No. 40/1999 melalui email Redaksi Kepritoday.com: today.kepri@gmail.com












