Menyambut Cap Goh Meh di Pulau Kemaro Palembang

Menyambut Cap Goh Meh di Pulau Kemaro Palembang
Kembang Api Saat Perayaan Cap Goh Meh di Pulau Kemaro Palembang Sumatera Selatan

PALEMBANG, Kepritoday.com – Pulau Kemaro yang terletak sekitar 5 Km dari jembatan Ampera Palembang, menjadi sangat ramai menjelang perayaan Cap Goh Meh. Selain warga Tionghoa dari berbagai daerah yang ingin beribadah, sejumlah wisatawanpun datang berkunjung kepulau Kemaro.

Dipulau Kemaro tersebut, ada kelenteng yang bernama Hok Cing Bio, yang dibangun oleh dinas pariwisata Palembang. Dibagian depan kelenteng tersebut, ada sebuah prasasti yang menceritakan legenda tentang asal muasal Pulau Kemaro. Legenda itu mengisahkan seorang putri dari kerajaan Sriwijaya, Siti Fatimah yang dipersunting oleh saudagar Tiongkok yang bernama Tan Bun An.

Suatu ketika Siti Fatimah diajak ke Tiongkok untuk menjenguk keluarga Tan Bun An. Sepulang dari Tiongkok, pasangan itu mendapat hadiah tujuh guci, Tan Bun An lalu membuka guci tersebut, pada saat kapal sudah memasuki Sungai Musi. Tan Bun An ingin melihat isi guci tersebut, dan Tan Bun An terkejut karena, isi guci tersebut adalah sayuran.
Karena hanya berisi sayuran, Tan Bun An lalu membuang guci tersebut ke sungai musi, saat melempar guci terakhir, Tan Bun An kaget, karena ternyata isi guci tersebut sebenarnya adalah harta benda yang ditutupi sayuran. Karena itulah Tan Bun An beserta awak kapalnya terjun kesungai untuk mengambil kembali guci-guci yang sudah dibuang kesungai tersebut.

Namun Tan Bun An tidak pernah muncul lagi kepermukaan. Begitu juga dengan awak-awak kapalnya yang ikut terjun kesungai. Sejak saat itu warga Palembang sering berkumpul dipulau Kemaro untuk mengenang Tan Bun An. Selain kelenteng, di pulau kemaro juga ada makam dan Pagoda berlantai Sembilan yang berdiri kokoh.

Karena memiliki legenda, Tan Bun An, Kelenteng, dan Pagoda itulah, Pulau Kemaro yang memiliki luas sekitar 180 hektar ditengah sungai musi itu menjadi daya tarik bagi wisatawan. Apalagi menjelang perayaan Cap Goh Meh seperti ini. Ratusan lampion menghiasi dermaga dan jalan-jalan kecil disekitar kelenteng Hok Cing Bio.

Disekitar kelenteng juga ada beberapa kios baru dengan bahan kayu dan atap rumbia. Kios-kios tersebut disiapkan untuk menyambut pengunjung pulau kemaro yang sangat banyak saat perayaan Cap Goh Meh. (djo)

Sanggahan, koreksi, atau Hak Jawab sesuai UU Pers No. 40/1999 melalui email Redaksi Kepritoday.com: today.kepri@gmail.com