15 Unit RTLH di Kabupaten Lingga Tahun 2014 Terbengkalai

RTLH

Salahsatu Pembangunan RTLH yang Terbengkalai

LINGGA, Kepritoday.com –  Sebanyak 15 unit Rumah Tak Layak Huni (RTLH) Tahun 2014 di Kecamatan Singkep Barat, terbengkalai. Seperti di Desa Langkap, ada sebanyak 8 unit, dan di Desa Tanjung Irat ada 7 Unit Kecamatan Singkep Barat. Sampai hari ini, proyek dana shearing pemerintah Kabupaten Lingga dan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) dimanfaatkan tidak maksimal oleh pihak pengelola.

Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Peduli Rakyat Indonesia (PRI) Perwakilan Provinsi Kepri, Edysam, merasa prihatin dengan kondisi RTLH yang tidak siap tersebut. Sementara dana shearing pemerintah sudah dicairkan semua untuk kesiapan RTLH kala itu.

” Investigasi kita dilapangan, uang sebesar Rp17,5 Juta, sudah di cairkan, oleh ketua kelompok dan diserahkan pada 15 warga Langkap dan Tanjung Irat yang menerima. Anehnya, kepala desa meminta dana tersebut agar dikendali olehnya. Karena takut tak siap, sebagian warga menyerahkan dana itu ke kades, sebagian warga lainnya menolak,” Ungkap Edysam, beberapa waktu lalu.

Yang membuat miris lagi, diantara penerima RTLH yang tidak siap tersebut, 3 diantaranya berstatus janda, yang tidak tahu harus mengadu kemana. Sementara persoalan ini sudah disampaikan ke BPD dan BPD sudah menyurati Kepala Desa setempat dan ditembuskan ke Kecamatan.

Ditambahkan Edysam, rumah yang 5 X 6 yang dibangun hanya dikerjakan lebih kurang 10 s/d 15 Persen saja. Kita minta pihak berkompeten mencari solusinya. Apakah harus menempuh jalur hukum atau menyelesaikan RTLH yang terbengkalai itu. Saya menilai, hak penerima hidup RTLH telah dirampas, sementara negara sudah menjamin hak hidup warga negara. Kita tidak bermaksud dalam penyelesaian masalah ini melalui jalur hukum, tapi selesaikanlah, dan segeralah mencari solusi,” Harapnya.

Sementara itu, Camat Singkep Barat, Siswandi, membenarkan mengenai tidak siapnya RTLH di dua desa diwilayahnya Tahun 2014 lalu dan sempat terbengkalai, akan tetapi sekarang ini sudah dimulai lagi pembangunannya.

“Memang ada, Desa Tanjung Irat dan Desa Langkap. Pantauan saya baik kelapangan maupun melalui informasi Kades sudah dimulai lagi pekerjaannya, karena sudah telalu lama terbengkalai. Pastinya sudah ada niat baik desa ingin menyelesaikannya,” Ujar Siswandi singkat.

Ditempat terpisah, Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Trsansimigrasi, Kabupaten Lingga, H. Muslim juga menuturkan secara rinci, memang RTLH Tahun 2014 lalu ada yang belum siap, karena ada kesalahan teknis desa, sehingga meresahkan warga yang mendapatkannya.

Dikatakan Muslim, di Desa Langkap, ada 8 RTLH yang belum siap, dan di Desa Tanjung Irat ada 5 unit dan di Dusun Cukas ada 2 unit RTLH. Dua desa tersebut sudah berkomitmen ingin menyelesaikan RTLH yang tak siap tersebut,

” Sesuai dalam perjanjian Desa Tanjung Irat akan menyelesaikan pada Bulan Juni 2016, sedangkan Desa Langkap akhir Bulan Mei 2016. Ini perjian pihak desa, sekarang ini memang dalam penyelesaian masing-masing RTLH setiap desa,” Terang H. Muslim, Senin (16/5).

Rata-rata dari sekian rumah tersebut, masing-masing rumah sudah dimasukkan semua materialnya. Melalui pantauan, rumah warga yang belum siap tersebut, sebgaian sudah ada di atap, sebagian menunggu pemasangan kosen pintu dan tingkap.

“Pastinya, mereka sudah ada itikad baik ingin menyelesaikan. Kalau apa penyebab terbengkalai, yang jelas ada kesalahan teknis saja. Dan kita berharap tahun ini RTLH yang di anggap warga bermasalah itu akan selesai dalam waktu dekat,” imbuhnya, sedikit tertawa ketika ditanya penyebab terbengkalianya pembangunan RTLH. (ZA)

Top