15 Kasus Kriminalitas Dan 15 Kejadian Laka Lantas Selama Operasi Ramadhania 2016

Jpeg

Kabid Humas Polda Kepri, AKBP. Hartono, SH.

BATAM, Kepritoday.com – walau pun terbilang aman dan kondusif untuk wilayah hukum Kepulauan Riau, namun sederetan kasus selama operasi ramadhania 2016 tetap ada. Demikian dikatakan, Kabid Humas Polda Kepri, AKBP. Hartono, SH. Menurutnya, situasi kota Batam hingga saat ini aman dan kondusif berkat terjalinnya kerja sama antara masyarakat dengan Polda Kepri.

Hingga saat ini, situasi diwilayah hukum Polda Kepri dari data Ops Ramadaniya Seligi 2016 tanggal 11 Juli 2016, terdapat 15 kejadian kecelakaan lalu lintas, 6 Meninggal Dunia, 16 Luka Berat, 28 Luka ringan dan kerugian material mencapai Rp 84.300.000.

Sementara itu, data kriminalitas yang terjadi hingga saat ini, Curanmor 4 Kejadian, cabul 2 kejadian, curat 2 kejadian, curas 2 kejadian, pengeroyokan 2 kejadian, penganiayaan 3 kejadian. Kata Hartono, saat memberikan keterangan pers diruang kerjanya. (12/07).

” Polri melakukan tindakan kepolisian secara preventif berupa memberikan himbauan kepada Masyarakat dan melaksanakan patroli-patroli, baik dari Polda Kepri maupun jajaran Polresta Barelang, dan program unggulan Polda Kepri, Batara Biru dan Engku Putri Polda Kepri, masih terus berlanjut dalam memberikan himbauan, patroli, dan pencegahan dini.” ujar Hartono

Ditambahkan Hartono, jajaran Polda Kepri, menjelang lebaran telah melakukan upaya untuk menekan angka kriminilitas dengan langkah melaksanakan langkah – langkah preventif (pencegahan) dan penegakan hukum.

Untuk langkah preventif dengan melakukan kegiatan Patroli, yang dilaksanakan oleh Dit Sabhara, Dit Lantas dan didukung oleh Satuan Brimob Polda Kepri, dan Penegakkan Hukum untuk kasus kejahatan jalanan, jambret, tawuran, Geng motor dan terkait dengan kasus pembunuhan yang terjadi diwilayah hukum Polsek Sagulung, dengan korban inisial LAT telah dilakukan tindakan kepolisian berupa penangkapan dan proses penyidikan.

“ Kami berharap informasi dari masyarakat dan masukan kepada pihak Kepolisian terhadap sekecil apapun informasi yang dapat menimbulkan gangguan Kamtibmas agar kita bersama bisa melakukan tindakan kepolisian sesuai dengan Prosedur hukum yang berlaku di Negara ini dan tidak bertentangan dengan HAM. Polisi adalah Pelindung dan pengayom Masyarakat yang bertindak sesuai dengan undang-undang yang berlaku.” Jelas Hartono. (andri)

 

Top