
NATUNA, KEPRITODAY.COM – Tim SAR Gabungan terdiri dari Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Basarnas Natuna, TNI-Polri, dan masyarakat, menunda pencarian terhadap 1 orang warga yang di duga tersesat saat mencari madu.
Hal tersebut disampaikan Kepala KPP Basarnas Natuna, Mexianus Bekabel melalui sambungan selulernya. Selasa, (06/07/2021) malam.
Menurut Mexi, perkembangan pencarian terhadap korban hingga saat ini masih nihil, diakibatkan terbatasnya pandangan Tim SAR pada malam hari di hutan.
“Informasi yang saya pantau, karna kurang efektif jarak pandang, jadi saya tarik kumpul di posko”, ujar Mexi.
Mexi mengatakan, pencarian akan dilanjutkan pada besok 07 Juli 2021, pukul 06.00 WIB pagi dengan cara membagi 2 titik pencarian di wilayah Hutan Desa Sepempang.
Sebelumnya diketahui, seorang warga Desa Sepempang, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, atas nama Jawasan (40), dilaporkan tersesat saat sedang mencari madu di kawasan hutan Sepempang.
Kronologis kejadian bermula saat korban keluar rumah mencari madu 06 Juli 2021, sekitar pukul 06.00 WIB pagi tanpa perbekalan alat komunikasi maupun lampu penerangan. Namun hingga saat ini, korban tak kunjungan pulang ke rumah. (Zal).
Sanggahan, koreksi, atau Hak Jawab sesuai UU Pers No. 40/1999 melalui email Redaksi Kepritoday.com: today.kepri@gmail.com












