Syahrul : Tak Ada Anak Tanjungpinang yang Tak Bersekolah

23

TANJUNGPINANG, Kepritoday.com – Permasalahan Zonasi pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2019 ini membuat Walikota Tanjungpinang, H. Syahrul, S.Pd menekankan bahwa tidak ada anak Tanjungpinang yang tidak bersekolah. Hal ini disampaikannya saat melakukan kunjungan ke Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, Selasa (9/7).

Walikota mengharapkan Dinas Pendidikan dapat mengakomodir informasi terkait pendaftaran sistem zonasi yang sudah berlangsung sejak 1 Juli yang lalu. Kembali Syahrul menegaskan bahwa tidak ada anak Tanjungpinang yang tak sekolah akibat gagal di sekolah yang dituju.

“Sistem zonasi ini diatur oleh undang-undang, jadi saya harapkan kepada orang tua jangan khawatir dan jangan sampai anak tak bersekolah karena ditolak atau tidak lulus di sekolah tujuan,” ungkapnya.

Syahrul juga mengatakan sistem zonasi ini sangat membantu dari segi jarak dan kedekatan dengan tempat tinggal siswa tersebut. Mantan Ketua PGRI Kota Tanjungpinang ini juga menyarankan agar para orang tua dapat mematuhi aturan yang ada, karena ia mengatakan semua sekolah saat ini memiliki kualitas yang sama.

“Sejak beberapa tahun ini, kualitas sekolah di Kota Tanjungpinang sama, tidak ada lagi sekolah favorit atau tidak, itu semua hanya anggapan orang tua saja yang terkadang menginginkan anaknya bersekolah disitu, jadi saya harapkan bersabar dan nanti akan ada solusi yang terbaik dari Dinas Pendidikan,” lanjut Syahrul.

Dalam hal ini Syahrul juga menambahkan bahwa jumlah siswa yang keluar dan masuk sudah dihitung oleh Dinas Pendidikan dan sesuai dengan kuota kursi di sekolah yang ada. “Untuk itu jangan memaksakan kehendak agar anaknya dapat sekolah ditempat yang diinginkan, ikuti saja sistem zonasi yang sudah teraplikasi sedemikian rupa, sekali lagi saya sampaikan bahwa semua sekolah sama kualitasnya dan jangan sampai anak-anak kita tidak bersekolah,” pungkas Walikota.

Dalam kesempatan ini juga, Syahrul menyampaikan terkait pakaian seragam sekolah gratis dari Pemko Tanjungpinang. Ia mengatakan, pada tahun 2019 ini akan dimulai untuk pakaian seragam sekolah gratis sesuai dengan program pemerintah dibawah kepemimpinannya.
“Pakaian seragam gratis akan segera kita salurkan, jadi untuk orang tua jangan khawatir bagi anaknya yang baru masuk sekolah SD atau SMP,” tambah Syahrul. (Red/Hum)

Leave A Reply

Your email address will not be published.