Pemakaman Diva Febriani Disambut Haru Ribuan Warga di Mandailing Natal

Kepritoday.com –Jenazah Diva Febriani, siswi SMA Negeri 1 Natal yang menjadi korban pembunuhan, akhirnya tiba di kampung halamannya pada Sabtu, 2 Agustus 2025 pukul 10.30 WIB. Setelah proses autopsi di RS Bhayangkara Medan selesai, jenazah Diva dibawa menggunakan mobil ambulans yang dikawal oleh mobil dinas Polsek Natal menuju Desa Sikara-kara IV, Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina).

Sepanjang jalan lintas menuju desa, barisan pelajar berpakaian Pramuka berdiri rapi memberikan penghormatan terakhir kepada almarhumah.

Meski Diva tercatat sebagai warga Desa Sikara-kara IV, jenazah dimakamkan di TPU Desa Sikara-kara Kampung karena lokasi pemakaman asal tengah tergenang air akibat hujan. Selain itu, selama mengikuti latihan Paskibra, Diva tinggal di rumah kakaknya di Sikara-kara Kampung.

Ribuan warga dari berbagai desa di Kecamatan Natal tampak menghadiri prosesi pemakaman yang berlangsung penuh keharuan. Rekan-rekan Diva di Paskibra 2025 juga ikut mengangkat keranda dari masjid ke tempat peristirahatan terakhirnya.

Menurut warga setempat, Husni, salat jenazah dilakukan dua kali—masing-masing di Desa Sikara-kara Kampung dan Desa Sikara-kara IV. Hal ini merupakan permintaan khusus dari para rekan Paskibra Diva yang ingin turut menyolatkan jenazah sahabat mereka.

“Dimakamkan di Sikara-kara Kampung karena tempat pemakaman asal tergenang. Tapi salat jenazah dilakukan dua kali. Teman-teman Paskibra yang minta agar ikut menyolatkan,” ungkap Husni.

Camat Natal, Mulia Gading, membenarkan bahwa proses pemakaman telah selesai dilakukan pada Sabtu pukul 14.00 WIB. Ia menyampaikan bahwa prosesi pemakaman berlangsung dengan lancar dan penuh penghormatan dari berbagai elemen masyarakat, khususnya rekan-rekan Paskibra Diva yang turut mengawal hingga ke pemakaman.

Diva Febriani, Siswi Paskibra yang Jadi Korban Pembunuhan

Diva Febriani dikenal sebagai siswi kelas X SMA Negeri 1 Natal yang aktif dalam kegiatan sekolah dan dipercaya menjadi anggota Paskibra Kecamatan Natal 2025 untuk upacara peringatan HUT ke-80 RI.

Ia dilaporkan hilang pada Selasa, 29 Juli 2025, usai mengikuti latihan Paskibra. Setelah dilakukan pencarian, jenazah Diva ditemukan dalam kondisi terkubur dan tanpa busana di sebuah lubang. Kasus ini menggegerkan masyarakat Mandailing Natal.

Pelaku pembunuhan, Yunus Saputra (23), merupakan warga Desa Sikara-kara 1, dan kini telah ditahan di Ruang Tahanan Polres Mandailing Natal. Hingga kini, motif pembunuhan belum diungkap oleh pihak kepolisian.

Sanggahan, koreksi, atau Hak Jawab sesuai UU Pers No. 40/1999 melalui email Redaksi Kepritoday.com: today.kepri@gmail.com