Penutupan Lomba Perahu Naga Tanjungpinang: Warisan Budaya Berkilau

Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Raja Ariza, secara resmi menutup Lomba Perahu Naga pada Senin malam, 9 Juni, sebagai bagian dari rangkaian acara Sembahyang Keselamatan Laut. Acara yang digagas oleh Yayasan Sangharama Bodhissattva di Pelantar III ini telah berlangsung meriah sejak Sabtu, 7 Juni, dan berhasil menarik perhatian banyak warga, tidak hanya dari Tanjungpinang tetapi juga dari luar daerah dan negara tetangga.

Selama tiga hari pelaksanaannya, suasana semakin meriah dengan berbagai hiburan, penampilan nyanyian, serta bazar UMKM yang turut memeriahkan acara. Dalam sambutannya, Raja Ariza menyampaikan apresiasi tinggi kepada panitia dan warga Pelantar III atas keberhasilan mereka dalam menyelenggarakan tradisi turun-temurun ini. Ia menekankan bahwa “Tradisi sembahyang keselamatan laut ini telah diwariskan hingga lima generasi dan merupakan warisan budaya masyarakat Tionghoa Tanjungpinang yang harus kita jaga dan lestarikan.”

Raja Ariza berharap lomba perahu naga ini dapat terus berkembang dan menjadi agenda berskala nasional dengan dukungan sponsor serta sinergi dari berbagai pihak. Ia juga berharap agar lomba ini dapat masuk dalam kalender wisata nasional, sehingga mampu menarik lebih banyak wisatawan dan meningkatkan perekonomian daerah.

Selain itu, Raja Ariza juga menyampaikan selamat kepada para pemenang, khususnya tim tuan rumah Pelantar III yang berhasil meraih juara pertama. “Selamat kepada para pemenang atas prestasinya. Ke depan, mari kita buka ruang bagi peserta dari luar daerah agar lomba semakin semarak dan dikenal luas,” ujarnya.

Malam penutupan dimeriahkan dengan acara pembagian piala kepada para pemenang lomba. Berikut adalah para juara Lomba Pacu Perahu Naga 2025:

  • Juara 1: Tim Pelantar 3
  • Juara 2: Tim Pelantar 2
  • Juara 3: Tim Sei Ladi
  • Juara Harapan 1: Tim Mutiara

Di sela-sela acara, Raja Ariza terlihat menyalami dan menyapa warga serta tokoh masyarakat Tionghoa yang hadir.

Turut hadir dalam acara penutupan ini antara lain Kadispora Ruli Friady, anggota DPRD, Kapolsek, perwakilan kecamatan dan kelurahan Tanjungpinang Kota, serta warga setempat yang memadati kawasan Pelantar III.