Kepritoday.com – Suasana haru dan penuh syukur menyelimuti Pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura pada Jumat pagi (13/6), saat 187 jamaah haji asal Kota Tanjungpinang kloter pertama tiba dengan selamat. Rombongan ini disambut langsung oleh Wali Kota Lis Darmansyah bersama jajaran Forkopimda dan masyarakat yang menanti dengan penuh harap.
Dalam penyambutan yang khidmat dan penuh kehangatan itu, Wali Kota menyampaikan keyakinannya bahwa doa-doa yang dipanjatkan para jamaah di Tanah Suci akan menjadi harapan dan kekuatan spiritual bagi pembangunan Tanjungpinang.
“Saya yakin dan percaya, doa-doa mereka membawa keberkahan. Tidak hanya untuk pribadi dan keluarga, tapi juga untuk Tanjungpinang secara keseluruhan,” ujar Lis Darmansyah.
Rombongan terdiri dari 87 laki-laki dan 100 perempuan yang tiba menggunakan dua armada kapal laut, Ocean Dragon 6 dan Oceana 6. Mereka diberangkatkan dari Asrama Haji Batam setelah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah di Tanah Suci.
“Alhamdulillah, jamaah kita tiba dengan selamat dan dalam kondisi sehat. Ini berkah luar biasa,” tambah Lis.
Kepulangan jamaah bukan sekadar momen emosional, namun juga simbol kembalinya nilai-nilai spiritual ke tengah masyarakat. Wali Kota berharap, semangat ibadah dan nilai ketulusan yang dibawa pulang dapat menginspirasi masyarakat dalam membangun Tanjungpinang yang lebih religius, harmonis, dan sejahtera.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdako Tanjungpinang, Yenni Haryantie, melaporkan bahwa total jamaah haji asal Tanjungpinang tahun ini mencapai 213 orang.
Sebanyak 187 telah tiba lebih dahulu sebagai kloter pertama. Sisanya, 26 jamaah yang tergabung dalam kloter kedua, dijadwalkan tiba Sabtu (14/6) melalui Pelabuhan Domestik Sri Bintan Pura.
“Jamaah kloter kedua terdiri dari 11 laki-laki dan 15 perempuan. Mereka akan tiba di Batam Jumat malam, dan melanjutkan perjalanan ke Tanjungpinang esok harinya,” terang Yenni.
Salah satu jamaah, Al Naziran, menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran selama menjalankan ibadah haji. Ia pun berharap, setiap doa yang dipanjatkan selama di Tanah Suci dapat menjadi jalan kebaikan bagi Tanjungpinang.
“Alhamdulillah, semuanya berjalan lancar. Kami berdoa untuk keluarga, dan juga agar Tanjungpinang makin maju dan diberkahi,” ucapnya.












