Datangi Kantor BPD, Puluhan Warga Desa Batubi Jaya Pertanyakan BLT yang Belum Tersalurkan

646

NATUNA, KEPRITODAY.COM – Puluhan warga Desa Batubi Jaya, Kecamatan Bunguran Batubi, yang terdampak Covid-19, mendatangi kantor Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Selasa, (02/06/2020) pagi.

Kedatangan warga mempertanyakan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Kementerian Sosial, dan dari Dana Desa (DD) yang dinilai lambat dalam penyalurannya.

Penilaian warga tersebut mengacu pada 4 Desa lainnya di Kecamatan Batubi Jaya, yang saat ini telah menyelesaikan tahapan-tahapan proses BLT bagi warga terdampak Covid-19.

“Di 4 Desa lainnya yang ada di Kecamatan Bunguran Batubi sudah tersalurkan semua, bahkan mereka sudah masuk pada tahap ke tiga. Desa kami saja yang belum”, ujar Ruslan (40), salah seorang warga Desa Batubi Jaya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Batubi Jaya Sumarno mengakui adanya keterlambatan penyaluran BLT dari Kementerian Sosial melalui Dinas Sosial Natuna.

Hal itu disebabkan adanya verifikasi data jumlah penerima BLT yang double, dan adanya perubahan UU dari UU Padat Karya, menjadi UU Covid-19.

Kami mengajukan pendataan yang ada itu ke Dinas Sosial, sehingga terjadilah ferivikasi di Dinas itu, yang awalnya 162 KK, menjadi 151 KK. Karena adanya pendataan double”, ujarnya.

Didampingi Ketua BPD, Kepala Desa Batubi Jaya, Sumarno Saat Memberi Penjelasan Kepada Warganya

Sumarno berjanji, BLT dari Kementerian Sosial tersebut akan segera diterima oleh warga melalui kartu tanda terima yang akan dibagikan pada hari itu juga.

“Saya pastika besok yang dari Kementerian sudah bisa cair, hari ini akan dibagikan kartu tanda terimanya”, ucap Sumarno.

Sementara BLT bagi warga kurang mampu yang terdampak Covid-19 dari anggaran DD, pihak Desa Batubi Jaya telah menyelesaikan tahapan pertama, yakni untuk bulan April telah dibayarkan pada bulan Mei lalu, sebanyak 14 KK.

“Untuk tahap kedua yakni bulan Mei, akan segera kita selesaikan pada bulan ini juga, semoga tidak ada kendala”, pungkasnya. (Zal).

Leave A Reply

Your email address will not be published.