2 Hari Korban Belum Ditemukan, Kini KPP Basarnas Natuna Lakukan Pemantauan

NATUNA, KEPRITODAY.COM – Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Basarnas Natuna, kini melakukan pemantauan terhadap satu orang nelayan yang di duga terjatuh saat mencari ikan di wilayah perairan Subi, Natuna. Selasa, (20/07/2021).

Hal ini menyusul nihilnya hasil pencarian selama 2 hari oleh personil KPP Basarnas Natuna bersama TNI-POLRI, dan sejumlah nelayan setempat.

Ketua Tim operasi SAR, Khamas Febri mengatakan, proses pencarian dirubah menjadi pemantauan dikarenakan jarak tempuh searching area pencarian korban cukup jauh dari markas KPP Basarnas Natuna.

Akibatnya, Basarnas kesulitan mencari stok Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk keperluan alat utama pencarian korban (RIB) di perairan Subi.

“Pulau Subi dan pulau Serasan yang merupakan wilayah terdekat dengan searching area korban, tidak menjual stok BBM”, ujar Febri.

Meski hanya dilakukan pemantauan kata Febri, pihaknya tetap stanbay dengan membangun koordinasi bersama TNI-POLRI, dan para nelayan yang tergabung dalam Himpunan Nelayan Indonesia (HNSI) Natuna.

“Kita tetap membangun koordinasi bersama pihak-pihak terkait yang turut terlibat dalam proses pencarian”, pungkas Febri.

Sebelumnya korban atas nama Hidayat (28) merupakan warga Kabupaten Sambas dilaporkan hilang akibat terjatuh dari kapalnya saat sedang mengulur jaring ikan pada Senin, 19 Juli 2021 sekitaran perairan Subi, Natuna, pukul 3.20 WIB dini hari.

Hingga saat ini operasi SAR terus dilakukan berdasarkan Laporan dari pemilik Kapal ke petugas siaga KPP Basarnas Natuna pada 19 juli 2021. (Zal).

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.