Paguyuban Asep Dunia (PAD) Hadir di Batam Kepri

Asep Zaenal Mustofa SKM,M Epid selaku Wakil Ketua DPP Paguyuban Asep Dunia saat menjelaskan keberadaan nama komunitas Asep Dunia. Asep Zaenal Mustofa saat ini menjabat Bapelkes Kota Batam.

BATAM, Kepritoday.com РPaguyuban Asep Dunia (PAD) Batam Kepri, secepatnya akan segera di bentuk di tanah melayu,Batam Kepri. Berrbahagialah yang namanya Asep. Nama Asep sekarang sudah memiliki  wadah, komunitas dan bukan hanya ada di dalam negeri saja, virus Asep pun juga sudah bertebaran di luar negeri, Seperti Arab Saudi dan negara lainnya.

Menurut Wakil Ketua DPP Paguyuban Asep Dunia, Dr.Asep Zaenal Mustofa SKM,M. Epid mengatakan bahwa malam ini kita mengadakan silaturahmi bersama rekan-rekan yang namanya Asep di Batam Kepri ini, dan ini sebetulnya sudah lama kami rencanakan, dan saat ini baru terkumpul sekitar 30 orang. Namun malam ini belum memenuhi mencapai quota forum, jadi sifatnya malam ini hanya silaturahmi tahap awal.

“Yang hadir malam ini ada Dr.Asep Ahmad Zein (dokter kesehatan di pelabuhan), Asep Setiawan (spesial pengobatan,dan muballgh), Asep Didi (pengusaha), Asep Sumantri (Guru) asal dari Jambi tapi tidak bisa bahasa sunda,” kata Asep Zaenal sambil memperkenalkan nama-nama Asep yang ada di Batam.

“Terima kasih juga kepada teman-teman media atas pertemuannya malam ini yang juga mempublikasi, dan ini baru berkumpul pertama sekali, dan mudah-mudahan kedepannya di bentuk kepengurusan,” ucapnya.

Untuk di Jakarta Sendiri sudah ada namanya paguyuban Asep Dunia,” kata Asep Zaenal, Wapres DPP Paguyuban Asep Dunia tersebut.

“Untuk kepengurusan nanti yang di Batam Kepri akan kita bentuk Dewan Pimpinan Wilayah Kepri, segala sesuatunya saya serahkan kepada rekan-rekan Asep yang ada disini,” ujar Asep Zaenal, Minggu (19/11/2017) di Panbil Mall Muka Kuning Batam.

“Saat terjadi musibah bencana alam, kita juga sudah menerjunkan tim yang disebut ARJUNA, yaitu Asep Rescue Bencana, begitu juga program kegiatan lainnya,” ucapnya.

“Saya serahkan kepada teman-teman Asep di Kepri ini untuk membentuk kepengurusan untuk mendunia lagi, karena Batam dekat dengan negara tetangga yaitu Singapura,” kata Asep Zaenal.

Dikesempatan yang sama, Ustadz Asep Setiawan S.Sos. menambahkan, harapan dengan adanya Paguyuban Asep Duniaunia se-Kepri kita guyub bersatu, tetap eksis, dan berkembang luas untuk saling bersilarurahmi.

“Secara pribadi, saya yang namanya Asep sangat respek untuk bersatu, guyub, silah asah silih asuh silih asih, baik dalam bidang agama maupun bidang lainnya, saling memotivasi, semua saling bantu, intinya kalau menurut saya bahwa paguyuban asep ini kalau kita ingin maju harus banyak makan buah-buahan, seperti Semangka (Semangat Karena Allah), harus banyak makan buah Anggur (Senantiasa Anggota Gemar Bersyukur), jadi bersyukurlah semua nama Asep,” jelasnya.

“Selanjutnya, yaitu buah Sirsak (Silaturahmi Satukan yang Retak), buah selanjutnya Jambu (Jaga Iman Qalbu), Melon (saling Menolong Orang), Jeruk (Lakukan yang baik Tinggalkan yang Buruk), kita sama-sama fastabiqul khoirat berlomba-lomba mencari kebaikan, dan buah Strawberry (Terobsesi Saling Memberi), mana tahu kita ada yang bisa kita tolong,guyublah sama-sama jadi jangan ada dusta diantara kita, kita terbuka transparans,” terangnya.

“Yang terakhir yaitu buah Tomat (lakukan Tobat Tinggalkan Maksiat), jadi ini saja sebagai pendorong, karena ini ajang silaturrahmi, untuk Asep di wilayah Batam, secara umum Kepri.” kata Asep Setiawan yang juga Alumni IAIN/UIN Bandung tersebut, menutup pembicaraan. (Andri/Budi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *