Samsung Capai Produksi 2 Miliar Smartphone: Tonggak Sejarah Industri Global

Kepritoday.com – Samsung baru saja mencatatkan pencapaian besar di Vietnam, dengan produksi lebih dari 2 miliar smartphone sejak pabrik mereka mulai beroperasi pada April 2009. Tonggak sejarah ini resmi diumumkan pada 26 Agustus 2025, menurut outlet lokal VietnamPlus.

Pabrik Samsung di Bac Ninh dan Thai Nguyen jadi tulang punggung rantai pasok global mereka, memproduksi segala macam perangkat, mulai dari model Galaxy ramah kantong hingga flagship seperti Galaxy Z Fold 7. Sebagian besar produk ini diekspor ke Amerika Utara dan pasar utama lainnya.

Untuk merayakan momen ini, TM Roh, bos divisi mobile Samsung, berkunjung ke Vietnam dan bertemu Perdana Menteri Pham Minh Chinh, menegaskan komitmen jangka panjang perusahaan di negara ini. Selain smartphone, Vietnam juga jadi rumah buat bisnis grup Samsung lainnya, seperti Samsung Display dan Samsung Electro-Mechanics, yang makin memantapkan posisi Vietnam sebagai pusat manufaktur.

Angka-angka menunjukkan betapa krusialnya peran Vietnam. Di paruh pertama 2025, Samsung Vietnam meraup pendapatan $31,6 miliar, dengan $28 miliar dari ekspor. Pabrik ini mempekerjakan lebih dari 100.000 pekerja, menjadikan Samsung investor asing terbesar di industri teknologi Vietnam.

Dibandingkan dengan pabrik Samsung di India dan Korea Selatan, Vietnam kini jadi basis produksi ponsel terbesar mereka. Samsung juga berencana memperluas operasinya ke riset dan pengembangan (R&D) serta manufaktur layar di Vietnam, langkah strategis untuk tetap kompetitif melawan rival seperti Apple dan Xiaomi.

Pencapaian Detail
Total Produksi 2 miliar smartphone sejak April 2009
Lokasi Pabrik Bac Ninh & Thai Nguyen, Vietnam
Pendapatan (H1 2025) $31,6 miliar (ekspor: $28 miliar)
Tenaga Kerja >100.000 pekerja
Investasi $23,2 miliar hingga 2024, terus bertambah
Ekspansi R&D dan manufaktur layar

Dengan investasi besar dan peran strategis Vietnam, Samsung nggak cuma memperkuat posisinya di pasar global, tapi juga bantu dorong ekonomi lokal. Langkah ini sepertinya bakal bikin Samsung tetap jadi raksasa di industri smartphone.