Pekan Ini Laju IHSG Berhasil Naik Tipis 0,13 Persen 

Kantor Bursa Efek Indonesia Jakarta (poto: manggala midi)

JAKARTA, Kepritoday.com – Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di sepanjang periode 28 hingga 31 Mei 2018 tercatat mengalami kenaikan 0,13 persen ke level 5.983,58 poin dari 5.975,74 poin di periode sepekan sebelumnya.

Rata-rata nilai kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) juga meningkat 0,24 persen menjadi Rp6.701,09 triliun pada pekan terakhir di bulan Mei 2018 ini dari posisi sepekan sebelumnya yang berada di level Rp6.685,13 triliun.

Rata-rata nilai transaksi harian BEI selama sepekan terakhir meningkat 11,07 persen menjadi Rp9,21 triliun dari Rp8,29 triliun pada pekan sebelumnya. Meski demikian, rata-rata volume transaksi harian BEI pada minggu ini mengalami perubahan 7,62 persen menjadi 8,3 miliar unit saham dari 8,99 miliar unit saham sepekan sebelumnya, dan rata-rata frekuensi transaksi harian BEI juga mengalami perubahan 15,06 persen menjadi 346,89 ribu kali transaksi dari 408,38 ribu kali transaksi pada pekan sebelumnya.

Investor asing mencatatkan jual bersih Rp165 miliar di sepanjang pekan ini. Sepanjang tahun ini investor asing mencatatkan jual bersih yang jumlahnya telah mencapai Rp40,32 triliun.

Pada Senin (28/5) telah dilakukan pencatatan saham perdana dari PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk di Papan Pengembangan BEI sebagai perusahaan tercatat ke-17 di tahun 2018. Dengan pencatatan saham TUGU maka saat ini ada 581 perusahaan yang sahamnya telah dicatatkan di BEI.

Satu obligasi dan sukuk juga dicatatkan di BEI pada Senin (28/5). Obligasi Berkelanjutan IV Astra Sedaya Finance Dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap I Tahun 2018 dengan total nilai emisi Rp1,24 triliun dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Astra Sedaya Finance Tahap I Tahun 2018 yang diterbitkan oleh PT Astra Sedaya Finance (ASDF) mulai dicatatkan di BEI dengan nilai emisi Rp500 miliar.

Total emisi obligasi dan sukuk yang sudah tercatat sepanjang tahun 2018 adalah 34 emisi dari 28 emiten senilai Rp50,66 triliun. Dengan pencatatan ini maka total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 359 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp407,78 triliun dan USD47,5 juta yang diterbitkan oleh 113 Emiten.

Sebanyak 90 seri Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 90 seri dengan nilai nominal Rp2.189,35 triliun dan USD200 juta, serta 10 emisi Efek Beragun Aset (EBA) senilai Rp9,56 triliun.

Pada hari Kamis, (31/5) Perdagangan BEI dibuka dalam rangka Peresmian Sistem Enchancement Architecture (e-CLEARS) Kliring Penjaminan Efek Indonesia dan Soft Launching Galeri Yuk Nabung Saham BEI Acara ini dihadiri oleh Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal II Otoritas Jasa Keuangan Fakhri Hilmi.

Di hari yang sama juga diselenggarakan Penganugerahan Award The IDX Best Blue 2017 kepada PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) yang dihadiri oleh Direktur Utama SRIL Iwan Lukminto oleh Direktur Utama BEI Tito Sulistio. Acara ini juga dihadiri oleh Direktur Utama Kustodian Sentral Efek Indonesia Friderica Widyasari Dewi. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top