banyuasin

Kondisi Pasar Inpres Sekayu Memprihatinkan

37

SUMSEL – (MUBA), Kepritoday.com – Kondisi pasar Inpres Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin (MUBA) Sumsel, di Jalan Merdeka, Kelurahan Soak Baru, Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin, sangat memprihatinkan. Pasalnya, dari sejak berdirinya pasar Inpres ini hingga sekarang, kurang mendapatkan perhatian dari pemerintah setempat.

Kri, salahsatu pedagang mengatakan, pasar ini sebenarnya sudah tidak layak lagi untuk di tempati, karena jalan-jalannya banyak yang berlobang sehingga pembeli yang berkunjung merasa kurang nyaman untuk berbelanja dipasar ini. Ungkapnya. Sabtu, (18/01/2020).

“Kami para pedagang hanya pasrah saja, karena masalah ini sudah sering kami laporkan kepada pengelola pasar, tapi sampai sekarang belum ada tindak lanjutnya” Jelas Kri.

Beberapa waktu lalu, Media ini juga pernah melakukan komfirmasi kepada pengelola pasar, dan jawaban yang diterima dengan alasan dana dari pusat belum turun untuk merenovasi pasar tersebut.

Sementara, hasil penelusuran awak media ini kepada para pedagang, bahwa pedagang dipasar Inpres tersebut dikenakan iuran harian dan bulanan yang berkisar 1000 rupiah untuk harian dan untuk bulanannya dengan nilai yang bervariasi antara 65 ribu rupiah hingga 90 ribu rupiah, dan jumlah keseluruhan pedagang yang ada dipasar Inpres tersebut mencapai 400 pedagang.

“Kami juga tidak tahu kemana uang iuran yang kami (pedagang-red) bayar dan diperuntukkan buat apa iuran yang selama ini kami bayar kepihak pengelola, seharusnya iuran yang kami bayar bisa untuk membenahi pasar ini, walaupun hanya menampal lubang-lubang yang membuat tidak nyamannya para pembeli untuk berbelanja.” Ungkap pedagang lainnya.

Harapan kami para pedagang, agar kiranya pemerintah setempat dapat segera memperbaiki pasar ini, agar tempat bertransaksi antara pedagang dan pembeli yang mau belanja jadi nyaman. Dan diharapkan juga kepada pemerintah untuk mendahulukan kepentingan masyarakat.

Penulis : Rudi Hartono
Editor : Djopal

Leave A Reply

Your email address will not be published.