Pelatihan Implementasi Kurikulum Meningkatkan Kapasitas dan Profesionalitas Guru

pengalungan-tanda-peserta

Pengalungan Tanda Peserta Oleh Wakil Walikota Tanjungpinang, H. Syahrul, S.Pd

TANJUNGPINANG, Kepritoday.com –  Pemerintah Kota Tanjungpinang, melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tanjungpinang, menggelar Pelatihan Implementasi Kurikulum 2013, Jenjang SD/SMP/SMA/SMK/MA Negeri dan Swasta, se-Kota Tanjungpinang. Pelatihan tersebut resmi di buka Wakil Walikota Tanjungpinang, H. Syahrul, S. Pd, dengan ditandai pemasangan tanda peserta, di Aula SMP Negeri 4 Tanjungpinang, Senin (09/06).

Peserta pada pelatihan ini sebanyak 560 orang terdiri dari guru SMA/MA dan SMK Negeri dan Swasta se Kota Tanjungpinang, untuk peserta Guru SD sebanyak 292 orang dan SMP sebanyak 108 orang guru SMP, pelatihan akan dilaksanakan selama 5 hari dengan pola 52 jam pelajaran. Untuk waktu pelaksanaan pelatihan implementasi 2013, SD dan SMP dari tanggal 16 Juni s/d 20 Juni 2014, untuk SMA/SMK akan dimulai dari tanggal 10 s/d 14 Juni 2014.

Menurut Wakil Walikota Tanjungpinang, H. Syahrul, S. Pd, Dunia pendidikan terdapat dua hal yang sangat mendasar, yaitu pertama, terkait dengan akses untuk mendapatkan pendidikan dan yang kedua, terkait kualitas yang dalam hal ini sangat dipengaruhi oleh kesedian dan kualitas Guru, kurikulum, sarana dan prasarana. Untuk mencapai hal tersebut, maka pemerintah Kota Tanjungpinang berkomitmen untuk mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas menuju Tanjungpinang sebagai kota pendidikan yang berakar pada budaya melayu.” Jelas Wawako.

Lanjut Syahrul, terkait dengan pelatihan implementasi kurikulum 2013 ini, guru sebagai pelaku pelayan pendidikan dan masyarakat harus terus mendukung program pemerintah tuntas wajib belajar pendidikan dasar 9 tahun dan rintis wajib belajar pendidikan 12 tahun. Pada tahun pelajaran 2014/2015 kurikulum 2013 wajib dilaksanakan diseluruh Indonesia mulai jenjang pendidikan dasar, pendidikan menengah pertama, menengah atas dan kejuruan, oleh karena itu, tahun ajaran 2014/2015 merupakan momentum untuk meningkatkan kapasitas dan profesionalitas guru, kepala sekolah, dan pengawas selain itu juga merupakan momentum untuk melakukan penataan sistem perbukuan pelajaran sebagai wujud implementasi kurikulum 2013.
Dengan demikian, saya berharap, kepada para Guru dan pemangku kepentingan untuk bersama-sama mensukseskan implementasi kurikulum 2013, InsyaAllah melalui kurikulum 2013, anak-anak kita akan memiliki kompetensi secara utuh yang mencakupi sikap, pengetahuan, dan ketrampilan, hal ini kita lakukan dalam rangka mempersiapkan generasi emas, yaitu generasi yang kreatif, inovatif, produktif, mampu berpikir orde tinggi, berkarakter, serta cinta dan bangga menjadi bangsa Indonesia.” Tutup Wawako.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tanjungpinang, Drs. HZ. Dadang AG mengatakan pelatihan ini bertujuan agar terjadi pola fikir dan kemampuan guru dalam proses pembelajaran di kelas mulai dari mempersiapkan pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, dan mengevaluasi pembelajaran pada kurikulum 2013 dengan baik dan benar.

Dikatakannya lagi, Kita ketahui pemerintah telah memberlakukan kurikulum 2013 pada tahun ajaran 2013/2014 dan telah mengimplementasikannya, hal tersebut dilakukan secara bertahap di beberapa sekolah yang ditetapkan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan telah mengimplementasikan kurikulum 2013 yaitu mulai dari kelas I, IV, VII dan X. Dan pada tahun ajaran 2014/2015 semua sekolah wajib mengimplementasikan kurikulum 2013 untuk kelas I, II, III,V, VII,VIII,X,IX. Selanjutnya tahun ajaran 2014/2015 semua sekolah dan semua tingkat pendidikan wajib mengimplementasikan kurikulum 2013 mulai dari kelas I sampai IX. Terangnya.

Kegiatan pelatihan ini akan dilaksanakan di dua tempat, untuk SD /SMA dan SMK bertempat di hotel Bintan Plaza Tanjungpinang, sementara untuk SMP dipusatkan di SMPN 4 Tanjungpinang.” Tambahnya. (Edison/hum)